Berita Viral
Siswa SD Curhat Ditelantarkan Guru sampai Tak Belajar 1 Bulan, Mayor Teddy Bertindak, Sanski Menanti
Sekretariat Kabinet Mayor Teddy bertindak menanggapi curhatan siswa SD yang ditelantarkan gurunya selama 1 bulan.
Hal tersebut seolah memberi harapan palsu bagi para murid yang semangat bersekolah.
"Kalau datang guru kan, dipukul lonceng, padahal saya enggak dikasih pelajaran, cuma dipukul lonceng, udah pergi mereka. Udah satu bulan aja enggak ada mereka. Senin, Selasa, Rabu tidak ada. Sedikit lagi satu bulan, tidak ada mereka. Seperti itu sekolah kami," kata siswa SD.
Melalui video singkat itu, sang murid juga membagikan kondisi ruang kelas yang berantakan.
Tak seperti sekolah negeri lain di kota-kota besar, SD tersebut tampak dipenuhi debu dengan fasilitas sederhana.
Bahkan papan tulis di sekolah tersebut juga masih menggunakan papan tulis kapur.
Kendati demikian, sekolah tersebut berdiri kokoh dengan atap dan bangunan yang utuh.
"Ini gais, ini anak sekolah. Ini anak sekolahnya tidak ada, karena malas guru," ujar sang siswa SD.
Di sisi lain, Guru Supandi berjalan kaki 12 kilometer demi mengajar.
Kendati demikian, dia tetap semangat mengajar setiap hari.
Mirisnya, gaji yang didapatkannya dari mengajar hanya Rp200 ribu per bulan.
Baca juga: Guru Cuma Bunyikan Lonceng, Siswa SD Curhat Semangat ke Sekolah Meski Tak ada yang Mengajar: Palsu
Menurut narasi yang beredar, guru honorer Supandi itu hanya menerima gaji Rp 200 ribu per bulannya.
Meski begitu, Supandi tetap memilih mengajar dengan sukarela.
Seperti pepatah mengatakan, “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa”. Persis seperti yang dialami Supandi.
Tak ayal, kini sosok Supandi atau Pak Empan ini dikenal sebagai sosok inspiratif bagi pelajar dan masyarakat sekitarnya.
Belakangan kisah pilu Supandi itu viral, seperti dibagikan akun Instagram @sukabumitoday dan @kitabuku.id, dikutip Tribunjabar.id, Sabtu (18/1/2025).
| Dedi Mulyadi Tak Salahkan Guru yang Potong Rambut Siswi karena Diwarnai, Minta Murid Tak Sakit Hati |
|
|---|
| Guru SMKN Potong Paksa Rambut Siswi Berhijab yang Ketahuan Diwarnai, Wali Murid Tuntut Guru Dimutasi |
|
|---|
| Guru SDN Hukum Siswa Makan Tanah Lumpur karena Tak Mau Berhenti Main Bola, Wali Murid Ngamuk |
|
|---|
| Sosok AKBP Saharudin, Perwira Polda Kalsel yang Tak Terima Ditegur karena Merokok Sambil Nyetir |
|
|---|
| Pendapatannya Rp 500 Ribu Sebulan, Any Guru Honorer Tetap Semangat Ngajar dan Hidupi 3 Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Siswa-SD-Curhat-Ditelantarkan-Guru-sampai-Tak-Belajar-1-Bulan-Mayor-Teddy-Bertindak-Sanski-Menanti.jpg)