Banjir di Madiun, Tembok 10 Rumah Warga Jebol, Jembatan Putus Tak Dapat Dilalui

Banjir di Madiun, tembok 10 rumah warga jebol, jembatan putus tidak dapat dilalui menyebabkan 10 KK di RT 40 menjadi terisolir.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Febrianto Ramadani
JEMBATAN RUSAK - Jembatan di Dusun Josaren, Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, rusak akibat diterjang banjir, Rabu (29/1/2025). Akibatnya sekitar 10 KK di RT 40 terisolir. Pendistribusian makanan kepada warga terpaksa mengambil rute alternatif. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Peristiwa banjir yang terjadi di Dusun Josaren, Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Selasa (28/1/2025), dinilai lebih memprihatinkan.

Masyarakat yang masih kerja bakti membersihkan sisa-sisa banjir, pada Rabu (29/1/2025) pagi, hanya bisa berharap cuaca terus bersahabat.

Butuh waktu lama bagi warga, lantaran seluruh ruangan, mulai perabotan memasak sampai dengan perlengkapan rumah tangga rusak, dan hanyut terseret banjir.

Kepala Dusun Josaren, Bonadi menilai, ketinggian air bisa mencapai 2 meter.

Alhasil tak sedikit rumah warga yang terdampak banjir.

“Total 135 rumah terdampak. RT 42 paling parah. Rumah jebol ada 10 karena tak kuat menahan arus terlalu deras,” ujar Bonadi, Rabu (29/1/2025).

Ia juga menambahkan, banjir menyebabkan jembatan sepanjang 40 meter putus, tidak dapat dilalui.

Sehingga 10 KK di RT 40 menjadi terisolir.

“1 ekor sapi hewan ternak milik warga hanyut. Sudah ditemukan dalam kondisi mati di Waduk Widas,” imbuhnya.

Baca juga: Suratun Menangis Sesenggukan Rumahnya Rusak Diterjang Banjir di Madiun, Tembok Jebol, Barang Rusak

Menurutnya, banjir berasal dari luapan air dari Sungai Kelok, yang menjadi titik pertemuan air Sungai Ketupu, Sungai Gemarang, dan Kali Kunci.

“Hujan siang, jam 16.00 WIB air masuk, maghrib mulai surut, jadi debit air dari atas tinggi,” terangnya.

Terkait warga yang terisolir, lanjut Bonadi, sementara melewati akses alternatif, meski rutenya jauh. 

“Saat ini sudah pendistribusian makan dari Dapur Umum Tagana,” tandas Bonadi.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved