Bus Brimob Kecelakaan di Tol Purwodadi

Keluarga Korban Kecelakaan Tol Purwodadi Ceritakan Sopir Sering Ditegur karena Hampir Tabrak Tronton

Keluarga korban selamat dalam kecelakaan Bus Brimob di Tol Pandaan-Malang ceritakan sopir sering diingatkan siswa karena hampir menabrak tronton.

Tayang:
Penulis: Purwanto | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Purwanto
KESAKSIAN - Suwarno (63) ayah dari satu di antara korban selamat dalam kecelakaan maut Bus Brimob di Tol Pandaan-Malang, Sabtu (1/2/2025), ADM (18) menceritakan kesaksian anaknya yang ikut rombongan, Minggu (2/2/2025). Suwarno mengatakan, anaknya bercerita, siswa di bus sering mengingatkan sopir bus karena dinilai tidak fokus. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Purwanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Suwarno (63) ayah dari satu di antara korban selamat dalam kecelakaan maut Bus Brimob di Exit Tol Purwodadi, Tol Pandaan-Malang, Sabtu (1/2/2025), ADM (18) menceritakan kesaksian anaknya yang ikut rombongan. 

Hingga Minggu (2/2/2025), ADM masih menjalani perawatan di RS Lawang Medika Malang. 

Suwarno mengatakan, anaknya bercerita, siswa di bus sering mengingatkan sopir bus.

Sejumlah siswa yang duduk di depan sering menegur sopir yang dinilai tidak fokus. 

"Pak, awas pak ada tronton di depan," terang Suwarno menirukan perkataan anaknya, yang duduk di bangku nomor dua dari depan, Minggu (2/2/2025). 

"Jadi kata anak saya, sopirnya itu kayaknya kelelahan, sering kali ditegur dan diingatkan siswa," tambahnya. 

Suwarno mengatakan, ADM bersama teman-temannya berencana membuat album kenangan di Malang. 

"Iya dua bulan yang lalu minta izin ke saya, mau buat album kenangan di Malang," jelasnya. 

Sebelum berangkat, ADM dan sejumlah temannya berkumpul di rumahnya untuk merias. 

Baca juga: 12 Korban Kecelakaan Maut Bus Brimob di Exit Tol Purwodadi Jalani Operasi di RS Lawang Medika Malang

"ADM sama tiga temannya datang ke rumah pagi-pagi untuk rias. Mereka berangkat juga pakai baju kebaya, saya antarkan juga pas naik bus," terang Suwarno. 

Suwarno juga sering mengingatkan anaknya agar berhati-hati jika di luar rumah. 

"Sering saya ingatkan, namanya orang tua, saya suruh berdoa saat di jalan juga. Dia anak terakhir dari empat bersaudara," katanya. 

Pria yang tinggal di Dusun Simorejo, Desa Kesambi, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, itu menuturkan, anaknya dan sejumlah siswa lain dalam kondisi tidur saat kecelakaan terjadi.

"Saat itu anak saya sedang tidur dan teman-temannya yang lain juga," tuturnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved