Keluhan Para Nelayan di Pantai Sendangbiru Malang Soal Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Ikan Merosot
Cuaca buruk seperti gelombang tinggi yang terus menerus melanda Pantai Sendangbiru, Kabupaten Malang membuat nelayan pencari ikan menjerit.
Penulis: Purwanto | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Purwanto
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Cuaca buruk seperti gelombang tinggi yang terus menerus melanda Pantai Sendangbiru, Kabupaten Malang membuat nelayan pencari ikan menjerit.
Para nelayan mengeluhkan cuaca buruk yang sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir.
"Cuaca sangat buruk, badai, angin dan gelombang tinggi membuat kita tidak maksimal mencari ikan," terang Imam Nur Hamid salah satu nelayan Pantai Sendangbiru, Senin (3/2/2025).
Pria yang akrab disapa Hamid itu menjelaskan, akibat cuaca buruk itu hasil tangkapan ikannya menurun drastis.
Baca juga: Geger Toko Grosir di Malang Dibobol Maling, Puluhan Rokok dan Uang Raib, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk
"Kalau cuaca normal kita bisa menangkap ikan hingga 8 ton perhari, namun sejak bulan tiga bulan terakhir paling banyak hanya 1 ton ikan," jelasnya.
Hamid bilang jika harga ikan menjadi mahal karena pasokan dari nelayan menurun.
"Iya akhirnya harga ikan lebih mahal. Bahkan kita mencari ikan sejauh 3-4 mil dari Sendangbiru, tapi hasilnya juga gak maksimal," katanya.
Hamid berharap cuaca buruk ini segara pulih dan nelayan dapat mencari ikan lebih maksimal.
Baca juga: Waspada Beli Kendaraan Bekas Lewat Media Sosial, Polresta Malang Kota Beri Tips: Cek Fisik di Samsat
"Ya semoga segera normal kembali cuacanya, anginnya kencang banget. Kita para nelayan dapat mencari ikan lebih banyak nantinya," harapnya.
Dari pantauan Tribun Jatim Network di Pantai Sendangbiru, Kabupaten Malang, nampak sejumlah kapal milik nelayan bersandar di dermaga.
Hanya dua hingga tiga kapal yang datang membawa ikan dari tengah laut.
| Serunya 'The Tropical Carving' di Sheraton Surabaya, Ubah Semangka Jadi Karya Seni Bareng Keluarga |
|
|---|
| Tiga Jurnalis Indonesia Ikut Ditahan saat Israel Bajak 11 Kapal Kemanusiaan |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Antusias Warga di Surabaya Vaganza 2026 Hingga Rumah Pengusaha Digeledah KPK |
|
|---|
| Rugikan Penyanyi Dangdut Rp1,8 M untuk Biaya Nikah, Novita Pelaku Arisan Bodong Diusir Ibu Mertuanya |
|
|---|
| Perkuat Industri Mojokerto, Ruas Pekukuhan-Ngoro Direkonstruksi dari Jalan Aspal Diganti Beton Kokoh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/nelayan-malang.jpg)