Pengendara Sepeda Motor Pelat Merah Kabur usai Tabrak Pengemudi Sepeda di Malang

Pengendara sepeda motor yang belum diketahui namanya tersebut hilang saat proses penanganan setelah kecelakaan.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Alga W
Dok pribadi
KABUR PASCA KECELAKAAN - Pengendara sepeda motor berpelat merah yang tertangkap CCTV pasca kecelakaan di Jalan Raya Segaran. Pengendara ini kabur sebelum korban menyelesaikan persoalan kecelakaan yang melibatkan dirinya dan pesepeda. 

Ringkasan Berita:
  • Pengendara sepeda mengalami kecelakaan dengan sepeda motor berpelat merah milik Pemkot Surabaya.
  • Namun, pengendara sepeda motor pelat merah bernomor polisi L 6806 BP kabur sebelum kasus selesai dibicarakan.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang pengendara sepeda mengalami kecelakaan dengan sepeda motor berpelat merah milik Pemkot Surabaya, Minggu (17/5/2026).

Peristiwa terjadi di Jalan Raya Segaran, dengan korban bernama Septia Verra Kusumawardani (34).

Baca juga: Pengakuan Pengusaha Asal Pacitan setelah Rumahnya Digeledah KPK 3 Jam Terkait Kasus Sugiri Sancoko

Pengendara sepeda motor pelat merah bernomor polisi L 6806 BP kabur sebelum kasus selesai dibicarakan.

Akibat peristiwa tersebut, Verra mengalami luka di lutut, tangan, dan bagian wajah kanannya.

Diceritakan Verra, peristiwa terjadi ketika ia sedang mengendarai sepeda dari arah Kabupaten Malang menuju Kota Malang.

Dari arah berlawanan, sepeda motor berpelat merah menyeberang menuju sebuah bengkel pinggir jalan.

Dalam kesaksiannya, Verra mengatakan, ia tidak bisa mengendalikan posisinya saat pengendara sepeda motor berpelat merah memiringkan badannya ke arah jalan raya saat hendak turun dari sepeda motornya.

"Akibatnya, setir saya mengenai tangan kiri orang itu. Saya tidak bisa mengendalikan sepeda dan jatuh," ujarnya, Senin (18/5/2026).

Verra mengendarai sepeda gigi tetap atau fixed gear.

Sepeda yang dikendarai Verra terjatuh ke arah kiri, namun tubuhnya jatuh ke arah kanan.

"Itu karena kaki kanan saya terpasang pedal strap," katanya.

Setelah peristiwa tersebut, Verra dibantu oleh beberapa orang meminggirkan diri ke pinggir jalan.

Suaminya, Nurulloh Rizka Setiadi, yang sempat berkendara di depannya, berbalik dan ikut menolong.

"Saat itu, pengendara sepeda motor sempat minta maaf, lalu pergi ke toko untuk beli kapas. Suami saya beli obat merah," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved