Sempat Tertunda, 3.131 Pelajar di Pare Kediri Akhirnya Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

Sempat tertunda selama sebulan, 3.131 pelajar di Pare Kediri akhirnya bisa menikmati program makan bergizi gratis (MBG).

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/YPI Sunan Ampel Pare Kediri
BEROPERASI - Petugas SPPG Pare Kediri saat mendistribusikan makan bergizi gratis, Senin (17/2/2025). Setelah mengalami penundaan, salah satu dapur MBG di Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, akhirnya resmi beroperasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Setelah mengalami penundaan, salah satu dapur program makan bergizi gratis (MBG) di Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, akhirnya resmi beroperasi, Senin (17/2/2025).

Launching dapur tersebut yang semula dijadwalkan pada Senin (13/1/2025) lalu itu, harus tertunda akibat belum adanya petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN). 

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Tertek, Alannadya Adila mengungkapkan, keterlambatan tersebut terjadi karena pihaknya belum menerima arahan resmi dari BGN.

Namun, pada Senin (17/2/2025), dapur ini akhirnya mulai mendistribusikan makanan bagi penerima manfaat.  

"Kemarin memang belum ada juknis (petunjuk teknis) yang pasti dari BGN, maka dari itu launchingnya ditunda, dan baru kali ini kami sempat melakukan running," kata Alan.

Dalam pendistribusiannya, dapur SPPG Desa Tertek menggunakan sistem dua shift dengan cakupan 14 madrasah penerima manfaat.

Proses pengiriman dilakukan secara bertahap dan berkelompok agar tidak mengganggu jam belajar. 

"Pagi pukul 08.00 WIB untuk MI dan SD kelas 1-2, sedangkan kelas 3 hingga SMA pada pukul 09.30 WIB," imbuhnya.

Menu yang disajikan dalam tahap awal program ini mencakup nasi, semur daging, oseng kacang, susu, dan buah jeruk.

Makanan ini disiapkan sesuai standar gizi untuk memastikan kecukupan nutrisi bagi para penerima manfaat.  

Salah satu mitra kerja BGN, Agus Yusron Ahmad, yang juga pengasuh Yayasan Sunan Ampel Al-Muhsini Pare Kediri mengungkapkan rasa leganya setelah program ini akhirnya berjalan. 

"Jika program ini tidak jadi, kasihan para penerima manfaat, terutama di Desa Tertek yang mencakup 14 madrasah dengan total 3.131 pelajar," ujarnya.  

Baca juga: 2.965 Siswa Tak Lagi Makan Bergizi Gratis, Kepala SPPG Akui Hentikan Program Janji Politik: Menunggu

Dalam proses distribusi makanan, yayasan ini menyediakan dua kendaraan khusus untuk mengantar makanan ke seluruh madrasah dan yayasan yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat di Desa Tertek.  

Sementara itu, pihak Puskesmas Desa Sidorejo turut hadir dalam launching untuk memastikan kelayakan dapur SPPG.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved