Sosialisasi Program MBG dari Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional di Wiyung Surabaya
Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis bersama mitra kerja ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya.
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir di Kecamatan Wiyung pada Sabtu 15 Februari 2025 kemarin.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN).
Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis bersama mitra kerja ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya.
Acara yang diikuti 300-an peserta ini dimulai pada pukul 09.00 WIB. Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh perwakilan Anggota DPR RI Komisi IX Indah Kurniawati dan Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat (BGN) Tengku Syahdana.
Dalam sosialisasi program MBG bersama warga kecamatan Wiyung, Anggota Komisi IX DPR Indah Kurniawati menjelaskan secara detail terkait program Makan Bergizi Gratis.
Baca juga: ASN Tendang Siswa yang Demo Tolak Makan Bergizi Gratis, Kini Minta Maaf: Saya Mencucurkan Air Mata
Dengan adanya program baru ini diharapkan warga di wilayah kecamatan Wiyung akan tercukupkan mengenai kecukupan gizi dalam mewujudkan generasi emas di masa mendatang.
“Masyarakat Kecamatan Wiyung dan Kota Surabaya pada umumnya mengharapkan dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis, dapat mengubah pola pikir dan juga pola hidup yang jauh lebih sehat dari sebelumnya,” buka Indah Kurniawati.
“Dengan begitu nantinya diharapkan dapat melahirkan ataupun menciptakan anak-anak atau generasi-generasi yang cerdas, unggul dan berdaya saing baik skala nasional maupun internasional,” sambungnya.
Baca juga: Dihadiri Ratusan Warga, DPR RI Bareng BGN Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Kediri
Adapun target utama dalam sasaran program Makan Bergizi Gratis yang mengarah ke dalam 4 aspek.
“Tidak hanya itu, masyarakat juga sangat mengharapkan agar empat aspek utama dan sasaran dari Program Makan Bergizi Gratis (Ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan peserta didik) bisa dapat terelisasi secara optimal dan menyeluruh baik di kota maupun di pelosok desa yang kadang kerap terkena musibah atau bencana, seperti banjir, longsor, dan lain-lain,” jelas Indah.
Untuk itu, maka juga perlu diperhatikan aspek lainnya oleh pemerintah setempat terkait dengan pembangunan akses infrastruktur yang lebih baik. Tujuannya agar tidak menjadi suatu hambatan terhadap pendistribusian MBG pada masyarakat (non peserta didik dan peserta didik).
Kemudian para orang tua atau wali murid sangat mengharapkan akan adanya evaluasi dari BGN terhadap menu makanan bergizi gratis, agar ada varian menu yang berbeda namun cukup akan kebutuhan gizinya.
Untuk mendukung serta dapat mewujudkan visi dan misi Program pembangunan manusia (SDM) yang berkualitas, maka sangat diperlukan adanya kolaborasi stakeholder dan seluruh elemen masyarakat.
“Kolaborasi ini merupakan seperti bentuk kerja sama, seperti mulai dari ibu-ibu rumah tangga, kader posyandu, dan PKK agar terlibat aktif dan bisa menjadi mitra MBG di setiap SPPG yang ada."
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan unit pelaksana program Makan Bergizi Gratis. Tujuan dibentuknya SPPG ini yaitu untuk meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah kekurangan gizi, meningkatkan kualitas hidup serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
MBG di Surabaya
DPR RI
Badan Gizi Nasional (BGN)
menu makan bergizi gratis
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
Usai Viral, Mahkamah Agung Tegaskan eks Hakim Korup Itong Tak Jadi PNS : Tak Benar |
![]() |
---|
Kecaman Keras PMII Jombang pada Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis, Tuntut Keadilan untuk Korban |
![]() |
---|
Wajah 7 Anggota Brimob di dalam Rantis yang Lindas Driver Ojol Affan, Tertunduk Diperiksa Propam |
![]() |
---|
Satu Balita Sampang Yang Meninggal Dunia Akibat Campak Juga Alami Gizi Buruk |
![]() |
---|
Tak Diajak Musyawarah Bupati Sudewo soal Kenaikan PBB, Kades Sakit Hati Dibenturkan dengan Warga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.