Sosok Kepala Daerah di Jatim
Sosok Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang 2025 Lulusan Tata Kota ITN dan Pernah Tugas Belajar ke Belanda
Usai pelantikan di Jakarta dan retreat di Magelang, Wahyu Hidayat bersama pasangannya, Ali Muthohirin, akan fokus pada kerja nyata.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Saat diwawancarai terkait persiapan menyambut kedatangan Wahyu dan Ali nanti, Suryadi mengatakan tidak ada acara besar, sekadar acara sambutan sederhana saja.
Apalagi waktunya berdekatan dengan Ramadan dan agenda pemerintah lainnya.
"Setelah kembali ke Kota Malang, tentu kami menyambut kehangatan dengan kesederhanaan."
"Jadi kalau diskemakan ada pawai, ada hal yang istimewa katakan, sepertinya tidak ada, karena pertimbangannya dalam menyambut Ramadan. Itu menjadi pertimbangan kami," ujar Suryadi kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (16/2/2025).
Ia mengatakan, kerja nyata lebih utama dibanding seremonial penyambutan.
Masyarakat Kota Malang menunggu kerja nyata kepala daerah yang baru di bawah kepemimpinan Wahyu-Ali.
"Harapan kami lebih mengedepankan kerja nyata daripada perayaan. Daripada pelaksanaan pawai dan sebagainya," ungkapnya.
Suryadi juga menjelaskan bahwa kepala daerah terpilih yang diusung oleh partai koalisi termasuk dari Gerindra, akan mengikuti pelantikan dan diundang ke Magelang.
Saat ini, Wahyu dan Ali telah berada di Jakarta untuk bersiap mengikuti pelantikan.
Tidak adanya perayaan ataupun konvoi besar juga membuat penataan susunan agenda di Kota Malang tidak ribet.
Suryadi menyampaikan bahwa pemerintah harus memberi contoh dengan menghindari acara seremonial yang tidak terlalu penting dan tidak berdampak besar bagi masyarakat.
"Pemerintah pusat mengefisiensi betul. Sehingga dengan demikian, pola yang efisien karena iramanya," jelasnya.

Visi dan misi kepala daerah harus diwujudkan.
Berbeda jika menganut GBHN, maka kepala daerah sekadar menjalankan program yang telah disusun.
"Bahkan inilah yang menjadi janji politiknya wali kota dan wakilnya di Kota Malang. Untuk maksimal mungkin masuk di program jangka menengah."
Usianya Baru 26 Tahun, Wanita ini Jadi Wali Kota Termuda, Harta Kekayaan Capai Rp2,2 Miliar |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Ony Anwar Harsono, Anak Eks Bupati yang 2 Kali Jadi Bupati Ngawi, Dulunya Pengusaha |
![]() |
---|
Sosok Indrata Nur Bayuaji Bupati Pacitan 2 Periode, Masih Keponakan SBY, Darah Politik dari Ayahnya |
![]() |
---|
Sosok Ony Anwar Harsono, Komisaris yang Kini Dilantik Jadi Bupati Ngawi 2025-2030, Hartanya Rp57,7 M |
![]() |
---|
Sosok Hari Wuryanto-Purnomo Hadi yang Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Madiun Periode 2025-2030 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.