Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

UINSA Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Bentuk Pengabdian, Fokus pada Epidemiologi Pesantren

UINSA Surabaya secara resmi membuka Fakultas Kedokteran berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Sulvi Sofiana
BUKA FAKULTAS KEDOKTERAN - Ilustrasi mahasiswa UINSA. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya secara resmi membuka Fakultas Kedokteran dengan fokus pada Epidemiologi Pesantren dan mulai menerima mahasiswa baru di jalur Mendiri.  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya secara resmi membuka Fakultas Kedokteran berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 139/B/O/2025.

Keputusan ini memberikan izin untuk pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi pada 7 Maret 2025.

Rektor UINSA, Prof. Akh. Muzakki menyatakan bahwa pembukaan fakultas ini merupakan bentuk pengabdian kepada kyai, ulama, dan pesantren. 

“UINSA tidak bisa jauh-jauh dari kyai, ulama, maupun pesantren. Oleh karena itu, Fakultas Kedokteran UINSA hadir dengan distingsi di bidang ‘Epidemiologi Pesantren,’ yang berfokus pada penanganan kesehatan di lingkungan dan komunitas pesantren,” ujarnya.

Menurut Prof. Muzakki, pembukaan Fakultas Kedokteran ini adalah langkah strategis untuk mencetak tenaga medis yang profesional, berkualitas, dan siap berkhidmat di lingkungan pesantren. 

Baca juga: OASA UINSA Gelar Rukyatul Hilal di Surabaya, Sebut Awal Ramadan 1446 H Berpotensi Berbeda

“Para kyai pesantren mengajarkan bahwa menjaga kesehatan dan jiwa itu setara dengan menjaga negara, akal, generasi, keturunan, dan agama,” tambahnya.

Fakultas Kedokteran UINSA menawarkan dua program utama, yakni Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter. 

Dalam proses pendiriannya, UINSA telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi kesehatan, termasuk RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya dan RSNU Tuban sebagai Rumah Sakit Satelit, serta RSUD Bangil sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama.

Baca juga: Khofifah Ajak Mahasiswa UINSA Surabaya Perkuat Toleransi, Cerita Pengalaman Tangani Konflik di Papua

Selain itu, UINSA juga bermitra dengan Puskesmas Tanah Kali Kedinding, Puskesmas Jagir, dan Puskesmas Siwalan Kerto sebagai Puskesmas Wahana Pendidikan. 

Untuk Poskestren, UINSA bekerja sama dengan PP Darullughah Waddawah (Dalwa) Bangil Pasuruan, PP Assalafi Al Fithrah Kedinding Surabaya, Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, dan Pondok Modern Amanatul Ummah Surabaya.

Prof. Muzakki mengungkapkan rasa syukurnya atas izin operasional yang telah diberikan. 

Baca juga: Sidang Kasus Jambret yang Tewaskan Mahasiswi UINSA, Kakak dan Pacar Beri Kesaksian

“Kami mengucapkan jazakumulloh khoiron katsiro kepada semua pihak yang telah mendukung, baik secara fisik, pikiran, maupun spiritual, sehingga UINSA mendapatkan izin operasional,” ujarnya.

Dengan pembukaan Fakultas Kedokteran ini, UINSA akan mulai menerima pendaftaran pada jalur Mandiri penerimaan mahasiswa baru tahun 2025.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved