Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Ubaya Resmikan Center for Aging Wellness, Stella Christie Tekankan Pentingnya Riset untuk Lansia

Universitas Surabaya (Ubaya) meresmikan Center for Aging Wellness, Prof Stella Christie menekankan pentingnya riset untuk kesejahteraan lansia.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sulvi Sofiana
CENTER FOR AGING - Universitas Surabaya (Ubaya) meresmikan Center for Aging Wellness dan Life Science Integrated Facilities (Ubaya LIFe) di Kampus Tenggilis, Surabaya, Kamis (20/3/2025). Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Indonesia, Prof Stella Christie menyampaikan apresiasi kepada Ubaya atas inisiatif ini. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Universitas Surabaya (Ubaya) meresmikan Center for Aging Wellness dan Life Science Integrated Facilities (Ubaya LIFe) di Kampus Tenggilis, Surabaya, Kamis (20/3/2025).

Peresmian ini dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Indonesia, Prof Stella Christie, yang menekankan pentingnya riset dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan populasi lansia di masa depan.

Stella menyampaikan apresiasi kepada Ubaya atas inisiatif ini.

Ia menegaskan, riset memiliki peran utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan negara.

Stella menyoroti kondisi bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia, dengan usia rata-rata penduduk sekitar 27 tahun. 

Namun, ia mengingatkan, kondisi ini tidak akan berlangsung selamanya. 

"Meskipun saat ini mayoritas penduduk masih berusia muda, dalam 40 tahun mendatang jumlah lansia akan meningkat signifikan. Jika populasi lansia di masa depan mengalami kondisi kesehatan yang buruk, hal ini akan menjadi beban finansial bagi generasi produktif," urainya.

Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian dan inovasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan lansia agar mereka tetap sehat dan mandiri.

Untuk mendorong penelitian di bidang ini, pemerintah akan membuka Grant Call Penelitian dan Pengabdian Masyarakat bagi perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). 

"Skema ini memungkinkan kolaborasi antar universitas, sehingga meningkatkan kualitas dan kuantitas riset yang dihasilkan," tegasnya.

Baca juga: Lansia 80 Tahun Syok Utang Berobat Rp 500 Ribu Jadi Rp 40 Juta, Lahan 100 Meter Dirampas Rentenir

Stella lalu menyoroti tren inovasi dalam lima tahun terakhir, di mana kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu bidang yang berkembang pesat.

Ia menyebut bahwa AI adalah contoh keberhasilan penelitian interdisipliner yang menghasilkan produk berkualitas. 

ChatGPT 3.5, misalnya, merupakan hasil kolaborasi antara berbagai bidang ilmu, termasuk fisika dan sains lainnya.

Sementara itu, Rektor Ubaya, Benny Lianto mengungkapkan, peresmian ini sejalan dengan tema strategis Ubaya untuk memperkuat kapabilitas riset, inovasi dan komersialisasi dari produk-produk yang dikembangkan Ubaya bagi masyarakat. 

“Ubaya selalu ingin naik level. Harapannya melalui fasilitas ini, Ubaya bisa menjadi rujukan bagi divisi Research dan Development di berbagai industri. Kami dukung melalui fasilitas laboratorium riset kelas dunia yang ada di Ubaya. Tentunya akan terus dikembangkan bersama industri dan pemerintah,” terang Benny. 

Dikatakannya, Ubaya LIFe dibentuk untuk mengoptimalkan alat-alat mutakhir di laboratorium Ubaya dan sumber daya yang sinergis dan terintegrasi, khususnya pada bidang keilmuan life science dan material science. 

"Selain itu, Ubaya LIFe akan menjadi penghubung kolaborasi hasil karya inovasi civitas Ubaya dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Misalnya, kebutuhan instrumen penelitian yang modern untuk kebutuhan riset serta konsultasi dengan tenaga ahli profesional yang dimiliki Ubaya," tegasnya.

Lebih lanjut, Ubaya LIFe menambahkan lima peralatan laboratorium unggulan yang baru, yaitu X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscope (SEM)-Energy Dispersive X-Ray (EDX), Liquid Chromatography Tandem-Mass Spectrometry (LC-MS/MS), dan Nuclear Magnetic Resonance (NMR), serta Cell Culture Facility. 

Ke depan, Ubaya LIFe akan mempersiapkan agar semua layanan yang diberikan dapat terstandar ISO 17025. 

Sementara itu, Center for Aging Wellness didirikan sebagai pusat unggulan IPTEK terpadu dan sumber informasi komprehensif untuk mewujudkan aging wellness melalui pemberdayaan lanjut usia (lansia), pengembangan ekosistem lintas generasi, riset inovatif, serta kemitraan berbasis Tri Dharma yang inklusif dan berkelanjutan. 

"Center for Aging Wellness memiliki tiga fokus kegiatan, yaitu pusat informasi dan edukasi tentang kesejahteraan lansia dan persiapan masa tua, motor penggerak penelitian dan inovasi tentang aging wellness, serta pemberdayaan komunitas lansia dan ekosistem lintas generasi pendukungnya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved