Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Puskesmas di Sampang Madura Diduga Tak Dijaga, Nyawa Anak 9 Tahun Melayang, Paman: Saya Teriak

salah satu warga yang ingin berobat di Puskesmas setempat nasibnya memprihatinkan, bahkan meninggal dunia diduga telat menerima penanganan

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Samsul Arifin
Pixabay
NYAWA PASIEN MELAYANG - Salah satu pasien di Puskesmas Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura meninggal dunia, diduga akibat tidak memperoleh penanganan saat berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanggara Pratama 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Pelayanan Puskesmas Torjun yang berlokasi di Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur perlu ditingkatkan, Rabu (26/3/2025).

Mengapa tidak, salah satu warga yang ingin berobat di Puskesmas setempat nasibnya memprihatinkan, bahkan meninggal dunia diduga telat menerima penanganan.

Insiden memilukan itu saat pasien RU (9) asal Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Sampang mengalami sakit diantarakan keluarganya masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas setempat.

Parahnya, di ruangan penanganan darurat tersebut tidak ada satupun petugas yang berjaga. 

Sedangkan pasien kondisinya terus melemas sehingga, hanya ditidurkan di kasur pasien.

Baca juga: RSUD Gambiran Kediri Siapkan IGD dan Tambah Nakes, Antisipasi Lonjakan Pasien di Libur Lebaran

Pihak keluarga panik dan mencoba mencari bantuan, masuk ke dalam Puskesmas Torjun, menyisiri ruangan lainnya namun, tidak menjumpai petugas medis.

"Saya berteriak dan berlari ke setiap ruangan untuk memanggil tenaga medis, tapi tidak asa satupun petugas yang datang," kata paman pasien, Gani.

Kemudian, sekitar 30 menit kata dia, salah satu petugas datang ke ruang IGD sehingga, petugas tersebut menghubungi rekan-rekannya. 

Baca juga: Pohon Tumbang di Sampang Sempat Picu Kemacetan, Proses Evakuasi Butuh Waktu 1 Jam

"Tapi sayangnya ponakan saya sudah meninggal kaya salah satu petugas tersebut," terangnya. 

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehayan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang dr. Abdulloh Najich telah mengetahui permasalahan tersebut.

Baca juga: Nelangsa Ibu Rumah Tangga di Sampang, Siapkan Menu Buka Puasa Malah Tewas Tersetrum Rice Cooker

Bahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas setempat dan hasilnya, pada saat kejadian petugas kesehatan tengah mengganti infus milik pasien di ruangan belakang.

"Untuk langkah Dinas Kesehatan melakukan pembinaan terhadap Puskesmas," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved