Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Gubernur Dedi Mulyadi Akui Belum Bayar Pajak Mobil Lexus Rp41 Juta, Gegara Plat Nomor: Tidak Elok

Mobil Dedi Mulyadi ketahuan belum bayar pajak mobil Lexus Rp41 juta. Begini penjelasan sang Gubernur Jawa Barat.

Editor: Hefty Suud
KOMPAS.com/FREDERIKUS TUTO KE SOROMAKING
PAJAK MOBIL- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan pers seusai menjalani pemeriksaan Kesehatan di kompleks Kementerian Dalam Negeri, Minggu (16/2/2025). KIni sang Gubernur jadi sorotan karena ketahuan belum bayar pajak mobil, begini penjelasan Dedi Mulyadi. 

TRIBUNJATIM.COM - Sosok Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkenal dengan aksinya yang tegas memihak pada rakyat. 

Namun baru-baru ini, Dedi Mulyadi jadi perbincangan karena ketahuan nunggak pajak mobil

Melansir postingan salah satu akun di sosial media, diketahui data resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per 19 April, mobil Lexus LX600 4x4 keluaran Tahun 2022 tercatat milik Dedi Mulyadi.

Mobil itu memiliki pasaran hingga Rp 1,9 miliaran.

Yang mencuri perhatian, mobil Dedi Mulyadi tersebut ternyata belum bayar pajak.

Meski STNK Lexus itu masih berlaku hingga 19 Januari 2029, namun status pajak kendaraanya sudah melewati jatuh tempo yakni 19 Januari 2025.

Total keseluruhan yang harus dilunasi Dedi Mulyadi mencapai Rp 41.794.200.

Mengetahui pajak mobilnya ramai jadi perbincangan publik, Dedi Mulyadi mengaku sengaja menunggak pajak karena sedang proses mutasi dari Jakarta ke Jawa Barat.

Dengan kata lain, Dedi Mulyadi tidak mau membayar pajak untuk warga Jakarta.

Ia ingin membayar pajak untuk kepentingan masyarakat Jawa Barat.

Dedi Mulyadi pun mengakui kalau mobil mewah Lexus LX600 4X4 AT bernomor polisi B 2600 SME itu merupakan mobil miliknya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Beri Rp2 Juta ke Wanita PSK Agar Tinggalkan Lokalisasi, Awalnya Tanya Tarif: Buat Bekal

Dedi Mulyadi pun mengaku ogah membayar pajak karena masih pelat Jakarta.

"Mobil Lexus atas nama Dedi Mulyadi masih nunggak pajak, saya sampaikan bahwa mobil itu bernomor Jakarta, dan karena itu masih kredit, belum lunas, maka saya akan melakukan mutasi ke Jawa Barat," katanya melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial.

Menurut dia, tidak elok jika Gubernur Jawa Barat malah memakai pelat nomor Jakarta.

"Karena sebagai gubernur jawa barat tidak elok rasanya kalau saya menggunakan nomor Jakarta," kata Dedi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved