Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Rogoh Kocek Pribadi, Bupati Ponorogo Beli Lahan Makam Usai Viral Warga Gotong Jenazah Lewat Sungai

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko membelikan lahan untuk makam warga Dukuh Bukul Desa Wates Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

tribunjatim.com/Pramita Kusumaningrum
SLAMETAN LAHAN MAKAM - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (baju hitam) didampingi sekretaris Daerah Pemkab Ponorogo, Agus Pramono (kiri) serta warga Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung , Kabupaten Ponorogo, Jatim saat slametan lahan makm baru di Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung , Kabupaten Ponorogo, Jatim, Selasa (22/4/2025) sore ke malam. Ini setelah viral warga gotong keranda jenazah melewati sungai 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko membelikan lahan untuk makam warga Dukuh Bukul Desa Wates Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Ini setelah beberapa hari terakhir viral, warga setempat gotong keranda jenazah melewati sungai. Padahal secara infrastruktur tidak ada kerusakan.

Hal itu terjadi lantaran salah satu warga Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jatim melarang jalan depan rumahnya dilintasi keranda jenazah.

Pantauan di lokasi, penyerahan dilakukan oleh Kang Giri—sapaan akrab—Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Dilanjutkan selamatan bersama di lahan yang akan dijadikan pemakaman.

Menariknya, pembelian lahan tersebut tidak sepeserpun dari duit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kang Giri memilih untuk merogoh dana pribadi dan saweran kepada orang terdekatnya.

“Kalau menggunakan APBD lama. Akhirnya saweran mawon (saweran saja). Pakai APBD kesuwen (kelamaan),” ungkap Kang Giri, Rabu (23/4/2025);

Baca juga: Heboh Rombongan Warga di Ponorogo Bawa Keranda Jenazah via Sungai, Bukan Karena Jembatan Rusak

LEWAT SUNGAI - Rombongan pembawa keranda jenazah melintasi sungai di perbatasan Desa Wates dengan Desa Tugurejo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (19/4/2025). Viral, sekelompok warga di Ponorogo mengantarkan keranda jenazah melewati sungai.
LEWAT SUNGAI - Rombongan pembawa keranda jenazah melintasi sungai di perbatasan Desa Wates dengan Desa Tugurejo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (19/4/2025). Viral, sekelompok warga di Ponorogo mengantarkan keranda jenazah melewati sungai. (ISTIMEWA/Tangkapan layar video warga)

Lahan yang dibeli seluas 868 meter per segi. Lahan tersebut merupakan lahan milik Lukas Kamsari warga Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

“Kemarin memang sempat viral ya nduk. Namun kita tidak bisa menjawab begitu viral terus hari itu ada solusi,” kata Kang Giri ketika dikonfirmasi di lokasi.

Sehingga, jelas dia, dilakukan rembukan bersama Camat, kepala Desa, dan tokoh masyarakat. Sempat terbersit ide dibangun jembatan dari Desa Wates ke Desa Tugurejo dimana lokasi makam.

“Tetapi tentu masih butuh waktu, perencanaan dan lain-lain. Alternatifnya biar juga independen saudara-saudara saya di bukul punya makam sendiri maka kita lakukan cari tanah yang ikhlas dapat punyanya pak Lukas Kamsari,” tegasnya.

Baca juga: Warga Ponorogo Tolak Tanahnya Dilewati Jenazah karena Ogah Sial, Kades Pasrah Pengantar Lewat Sungai

Hingga, dilakukan saweran. Menurutnya jika menunggu APBD prosesnya sulit dan lama.

“Waktu itu, ayo urunan waktunya pendek. Tidak sekedar menjawab viral memang kebutuhan masyarakat butuh makam,” tegasnya.

“Untuk luas lahan ada 800 meter per segi lebih. Yang penting cukup. Dan makam ini dinamakan astana bukul,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sebelumnya, Viral, sekelompok warga di Ponorogo mengantarkan keranda jenazah melewati sungai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved