Berita Viral
Oknum yang Rampok Minimarket Ternyata Polisi Bermasalah, sudah 2 Kali Jalani Sidang, Kini Berulah
Oknum polisi itu berpangkat bintara yakni Rifki Sarandi (30). Diketahui, oknum polisi itu merampok sebuah minimarket di Pati, Jawa Tengah.
TRIBUNJATIM.COM - Seorang anggota polisi yang merampok minimarket ternyata sosok yang bermasalah.
Oknum polisi itu berpangkat bintara yakni Rifki Sarandi (30).
Diketahui, oknum polisi itu merampok sebuah minimarket di Pati, Jawa Tengah.
Beraksi tak sendiri, ia berkomplot dengan warga sipil, Herlangga Nurcahyo (33) dalam melakukan kejahatan perampokan.
Baca juga: 1 Tahun Tak Terendus, Oknum Polisi Dalang Perampokan Minimarket Rp 13 Juta Kini Terima Nasib
Usai melakukan perampokan, kedua perampok ini sempat melarikan diri namun akhirnya berhasil diamankan Polisi.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menjelaskan Rifki Sarandi merupakan polisi bermasalah.
Pria 30 tahun itu sudah dua kali menjalani sidang disiplin dan kini terlibat perampokan.
Dua pelanggaran yang pernah dilakukan Rifki Sarandi yakni tidak masuk dinas hingga mengirimkan pesan tak pantas ke sesama polisi.
"Anggota itu sudah dua kali sidang disiplin. Bukan (pelecehan seksual), hanya etika komunikasi," ungkapnya, Senin (28/4/2025), dikutip dari TribunJateng.com.
Menurutnya, Rifki Sarandi dapat disanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) lantaran pelanggarannya masuk kategori berat.
"Ya arahnya ke hukuman terberat," tukasnya.
Penahanan dilakukan di Mapolresta Pati, namun sidang etik akan dilakukan Propam Polda Jateng.
Ia menjelaskan kedua pelaku membawa senjata tajam jenis celurit saat masuk ke minimarket yang hendak tutup.
Saat kejadian, para karyawan minimarket sedang menghitung uang hasil penjualan di gudang.
Rifki Sarandi kemudian menyekap karyawan dan memaksa menyerahkan uang yang ada dalam brankas.
| Hukuman untuk Pegawai Disdik Pasuruan yang Berbuat Tak Pantas Bersama Wanita di Mobil Dinas |
|
|---|
| Kepsek Minta Siswa yang Tinggal di Panti Asuhan Pindah Sekolah karena Tak Bayar Seragam Rp 300 Ribu |
|
|---|
| Obrolan Terakhir Haerul Anggota BPK dan Bupati Sebelum Wafat karena Kebakaran, Ingin Bangun Masjid |
|
|---|
| Murkanya Ketua PWNU Jateng Tegaskan Ashari Bukan Kiai Tapi Dukun, Pertanyakan Izin Pesantren |
|
|---|
| Sosok Purwono Petugas KAI yang Dapat Penghargaan setelah Selamatkan Mobil dari Tabrakan Kereta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pengakuan-Penonton-DWP-Diperas-Oknum-Polisi.jpg)