Berita Viral

Dedi Mulyadi Pakai Dana Pribadi Menginisiasi Program Pendidikan Militer, ada Siswa yang Nangis

Menurut Dedi Mulyadi, sementara ini Kabupaten Purwakarta dan Kota Bandung akan menjadi percontohan program pendidikan militer untuk siswa nakal.

Editor: Torik Aqua
Tangkapan layar Instagram @dedimulyadi71
DANA PRIBADI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (baju putih) sedang bersama sejumlah siswa yang menjalani pendidikan militer. Ada yang menangis. 

TRIBUNJATIM.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku menggunakan dana pribadinya terlebih dahulu dalam menginisiasi program pendidikan militer.

Program ini diterapkan untuk siswa nakal di Jawa Barat.

Biaya program pendidikan militer itu sementara ini juga masih memakai biaya operasional.

Menurut Dedi Mulyadi, sementara ini Kabupaten Purwakarta dan Kota Bandung akan menjadi percontohan program pendidikan militer untuk siswa yang sulit diatur.

Baca juga: Alasan Dedi Mulyadi Kukuh Terapkan Vasektomi Bagi Penerima Bansos, Meski Dilarang MUI: Demi Ekonomi

Sehingga sementara ini biaya diambil dari kocek pribadi Dedi Mulyadi dan biaya operasional Bupati Purwakarta dan Wali Kota Bandung. 

Saat ini, program tersebut telah berjalan di Kabupaten Purwakarta sejak Kamis (1/5/2025) dan mulai dilaksanakan di Kota Bandung pada Jumat (2/5/2025). 

"Ya, sementara ini saya support, Bupati (Purwakarta) juga support dari biaya operasional mereka. Bupati Purwakarta itu dari biaya operasional," ujar Dedi Mulyadi di Rindam III Siliwangi, Jalan Menado, Kota Bandung seperti dimuat Kompas.com pada Senin (5/5/2025). 

Menurut Dedi, penggunaan dana operasional ini bersifat sementara. 

Selanjutnya, biaya untuk program akan dimasukkan dalam anggaran perubahan agar dapat ditanggung secara resmi oleh pemerintah daerah. 

"Tetapi, mungkin nanti di perubahan anggaran dimasukkan dalam sistem, kan yang penting jalan dulu," ucapnya. 

Dana tersebut, lanjut Dedi, dialokasikan untuk kebutuhan dasar para siswa, seperti makanan dan berbagai kebutuhan selama menjalani pembinaan yang dilakukan oleh TNI maupun Polri. 

"Misalnya begini deh, mereka butuh makan, masa kita enggak bisa ngirim makan sih. Pemda provinsi juga bisa ngirim makan tiap hari, enggak ada masalah," kata Dedi. 

Baca juga: Program Wajib Militer ala Dedi Mulyadi Disentil: Keluar dari Wamil Siswa Malah Merasa Jadi Jagoan

Ia menjelaskan bahwa inti dari program ini adalah membentuk kedisiplinan siswa melalui pola hidup yang teratur. 

Para siswa akan menjalani rutinitas ketat mulai dari waktu bangun dan tidur, olahraga, hingga kegiatan belajar. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved