Rumah ASN di Bangkalan Ludes Terbakar, Hanya Sempat Selamatkan Sepeda Motor

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di kawasan pesisir Barat Kota Bangkalan, Desa Pernajuh, Kecamatan Socah pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 17.00

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ndaru Wijayanto
tangkapan layar
KEBAKARAN HEBAT : Peristiwa kebakaran menimpa sebuah rumah milik ASN di Bangkalan, tepatnya di Desa Pernajuh, Kecamatan Socah setelah muncul kepulan asap dari ruang tamu bangunan yang mayoritas berbahan kayu itu, Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 17.00 WIB 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di kawasan pesisir Barat Kota Bangkalan, Desa Pernajuh, Kecamatan Socah pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. 

Percikan api berasal dari dalam rumah setelah salah seorang penghuni, Abdurrahman memergoki kepulan asap berwarna hitam pekat muncul dari ruang tamu.

Dalam sekejap, bangunan rumah yang mayoritas berbahan dasar kayu itu ludes terbakar hingga rata dengan tanah. Upaya Abdurrahman bersama warga untuk memadamkan kobaran api tidak berhasil.

“Awalnya saya kan mau mandi karena sudah menjelang waktu Maghrib, saya mau mandi untuk Shalat Ashar. Tiba-tiba muncul asap tebal, ketika menghampiri ruang tamu api sudah membesar. Saya saya siram dengan air tetapi tidak mempan,” ungkap Abdurrahman sambil bertelanjang dada.

Dihadapkan pada situasi itu, Abdurrahman masih berupaya menyelamatkan barang-barang berharga namun upayanya tidak sepenuhnya membuahkan hasil.

Pria yang bekerja sebagai ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan itu hanya bisa menarik keluar satu unit sepeda motor Honda Vario yang terparkir di dalam rumah.  

“Mengamasi barang-barang sudah tidak nutut, ludes, bablas semua tidak ada sisa. Berkas dan dokumen segala macam habis, kendaraan terselamatkan,” pungkas Abdurrahman.

Baca juga: Rumah Kedes di Bangkalan Ludes Terbakar, Sisakan Baju yang Melekat di Badan, Kerugian Rp300 Juta

Kasi Penyelamatan dan Damkar Satpol PP Bangkalan, Ortiz Iskandar mengungkapkan, pihaknya telah mengerahkan dua unit armada beserta sedikitnya 20 personil menuju lokasi kejadian.

Namun karena bangunan rumah itu hampir 100 persen berbahan kayu, sehingga kobaran api lekas merembet dan membesar.

“Di dalam rumah hanya ada Abdurahman itu, sementara istri, anak, dan mertua kebetulan sedang berada di rumah sebelah. Dugaan kami disebabkan karena korsleting aliran listrik. Hingga pukul 19.00 WIB kami masih melakukan proses pendinginan,” singkat Ortiz

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved