Sekolah di Pamekasan Dilarang Gelar Wisuda, Disdikbud Imbau Kelulusan Sederhana
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Madura meniadakan kegiatan wisuda khusus sekolah PAUD, SD dan SMP Negeri atau Swasta.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Madura meniadakan kegiatan wisuda pelajar sekolah PAUD, SD dan SMP Negeri atau Swasta.
Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohamad Alwi menjelaskan, ditiadakannya kegiatan wisuda ini untuk menjaga ketenangan masyarakat dalam pelaksanaan pendidikan dengan fenomena dan budaya kegiatan wisuda/purnawiyata yang dilakukan di PAUD, SD, dan SMP.
Mengacu dari itu, pelaksanaan kelulusan dengan istilah kegiatan wisuda atau purnawiyata ditiadakan, dan hanya kelulusan siswa.
"Tidak boleh melaksanakan kegiatan wisuda atau purnawiyata di luar lingkungan sekolah dengan alasan apapun," kata Mohammad Alwi, Rabu (7/5/2025).
Baca juga: Beda dari Dedi Mulyadi, Alasan Mendikdasmen Bolehkan Wisuda Sekolah Tetap Digelar
Alwi mengingatkan setiap sekolah di bawah naungan Disdikbud Pamekasan agar tidak boleh ada paksaan kepada siswa yang harus memakai jas atau kebaya dan sejenisnya pada kegiatan kelulusan.
Serta tidak boleh ada penarikan apapun untuk tujuan wisuda atau purnawiyata kecuali ada donatur dari masyarakat secara sukarela yang tidak mengikat.
"Kelulusan dapat dilakukan secara sederhana, baik setiap kelas atau satu angkatan dengan dilakukan secara kreatif dan inovatif tanpa harus membebani orangtua siswa," pesannya.
Baca juga: Instruksi Dindik Jatim, SMA/SMK di Bondowoso Dilarang Wisuda di Hotel dan Tak Boleh Tahan Ijazah
Disdikbud Pamekasan
Larangan wisuda
Tribun Jatim Network
jatim.tribunnews.com
wisuda purnawiyata
acara wisuda sekolah
berita Pamekasan
| Bola Terpopuler: Kisah Langka Piala Dunia 1 Laga 3 Kartu Kuning hingga Rafael Struick Absen Timnas |
|
|---|
| Catcrs Tuntaskan Proses Kepatuhan, Siap Hadapi Pengawasan Lebih Ketat |
|
|---|
| Kisah Langka di Piala Dunia: 3 Kartu Kuning dalam Satu Laga karena Kesalahan Wasit |
|
|---|
| Doa dan Makna Wukuf di Arafah, Puncak Ibadah Haji yang Penuh Ampunan |
|
|---|
| Pelantikan Ketua DPRD Surabaya Belum Digelar, Gubernur Jatim Khofifah Tunggu Surat Resmi DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kepala-Disdikbud-Pamekasan-Mohamad-Alwi-saat-sampaikan-larangan-wisuda-siswa-sekolah.jpg)