Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kondisi Pagar Taman Kehati di Kota Blitar Roboh Diterjang Banjir, DLH Bakal Perbaiki Tahun ini

Pagar Taman Keragaman Hayati (Kehati) di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, roboh diterjang banjir. 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
ROBOH DITERJANG BANJIR - Kondisi pagar Taman Kehati Kota Blitar yang roboh diterjang banjir, Rabu (14/5/2025). DLH akan memperbaiki pagar taman yang roboh tahun ini.  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pagar Taman Keragaman Hayati (Kehati) di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, roboh diterjang banjir. 

Panjang pagar Taman Kehati roboh sekitar 20-25 meter di sisi utara atau bagian belakang. 

"Panjang pagar Taman Kehati yang roboh sekitar 20-25 meter," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar, Jajuk Indihartati, Rabu (14/5/2025). 

Pagar taman roboh diterjang banjir pada Senin (12/5/2025). Air sungai di samping taman meluap setelah hujan deras. 

Pagar taman yang konstruksinya berupa tembok dan besi tidak kuat menahan derasnya air sungai yang meluap. 

Baca juga: Bupati Blitar Jenguk Para Korban Keracunan Massal, Biaya Perawatan Digratiskan

Tak hanya itu, banjir juga membuat kolam ikan milik warga di dekat taman jebol. 

Jajuk mengatakan, DLH Kota Blitar segera memperbaiki pagar Taman Kehati yang roboh tahun ini. 

"Insyaallah kami perbaiki tahun ini. Kami masih lapor ke pimpinan," ujarnya. 

Sekadar diketahui, Taman Kehati di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar diresmikan pada November 2023. 

Taman yang dibangun menghabiskan anggaran sekitar Rp 4,8 miliar dari APBD Kota Blitar, itu menjadi tempat wisata edukasi sekaligus untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pembangunan Taman Kehati dilakukan dua tahap pada 2021 dan 2022.

Baca juga: Korban Keracunan Massal Acara Posyandu di Blitar Bertambah, Ada 27 Warga Jalani Rawat Inap

Alokasi anggaran pada pembangunan tahap pertama sekitar Rp 2,7 miliar. Sedang alokasi anggaran pada pembangunan tahap dua sekitar Rp 2,1 miliar.

Taman Kehati dibagi menjadi dua lokasi. Di sisi timur merupakan bangunan fasilitas pengunjung berupa musala, toilet, aula dan stan untuk UMKM. 

Sedang di sisi barat digunakan untuk koleksi tanaman lokal yang kondisinya sudah mulai punah.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved