Dua Pekan Operasi Pekat Semeru 2025, Polres Blitar Kota Ungkap 12 Kasus Kriminalitas
Satreskrim Polres Blitar Kota mengungkap 12 kasus kriminalitas selama Operasi Pekat Semeru 2025.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota mengungkap 12 kasus kriminalitas selama Operasi Pekat Semeru 2025.
Dari 12 kasus yang diungkap, polisi menangkap 13 orang tersangka.
Wakapolres Blitar Kota, Kompol Subiantana mengatakan 12 kasus yang diungkap, yaitu, 7 kasus penganiayaan, 2 kasus pengancaman, dan 3 kasus pengeroyokan.
Untuk kasus penganiayaan ada 7 tersangka yang ditangkap, kasus pengancaman ada 2 tersangka, dan kasus pengeroyokan ada 4 tersangka, 1 anak-anak dan 2 masuk daftar pencarian orang (DPO).
"Operasi Pekat digelar mulai 1 Mei 2025 sampai 14 Mei 2025. Kami mengungkap 12 kasus kriminalitas," kata Subiantana, Senin (19/5/2025).
Dikatakannya, dari sejumlah kasus yang diungkap yang paling menonjol yaitu, kasus pengeroyokan di wilayah Ponggok, Kabupaten Blitar.
Ada dua tersangka dalam kasus pengeroyokan di wilayah Ponggok. Dua tersangka tersebut, satu dewasa dan satu anak-anak.
Motif kasus pengeroyokan di Ponggok diduga pelaku sakit hati dimarahi korban. Pelaku kemudian mengeroyok korban.
Polisi mengamankan barang bukti sebilah pedang dan besi sepanjang 60 cm dalam kasus pengeroyokan di Ponggok.
"Pelaku dalam kondisi mabuk saat mengeroyok korban. Aksi pengeroyokan juga terekam kamera CCTV," ujar Subiantana.
Subiantana berharap Operasi Pekat dapat menekan angka kriminalitas terutama kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Blitar Kota.
Ia juga mengimbau masyarakat melapor ke Polres maupun Polsek saat mengetahui aksi kejahatan di jalanan
TribunJatim.com
Polres Blitar Kota
jatim.tribunnews.com
Operasi Pekat 2025
Berita Blitar Terkini
Operasi Pekat Semeru 2025
Kompol Subiantana
Mapolres Blitar Kota Diserang, Polisi Amankan 143 Orang: Anggota Kami Kena Bacok |
![]() |
---|
Makan Bareng di Mobil, Bidan dan Kekasihnya Ditemukan Meninggal di dalam Mobil |
![]() |
---|
DPRD Kota Malang Tetap Ngantor di Tengah Rencana Demo, Siap Terima Aspirasi Masyarakat |
![]() |
---|
Madura United dan Persela Lamongan Ajak Warga Saling Jaga di Tengah Demo yang makin Meluas |
![]() |
---|
Sosok Rheza Mahasiswa Meninggal saat Demo, Ayah: Katanya Kena Gas Air Mata, Tapi Tubuh Penuh Luka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.