Cuaca Jatim

Cuaca Jatim Rabu, 21 Mei 2025: 5 Daerah Diguyur Hujan Ringan, Batu Daerah Terdingin Suhu 16 Derajat

Info cuaca BMKG untuk Rabu, 21 Mei 2025. Kota Batu daerah terdingin di Jawa Timur dengan suhu terendah mencapai 16 derajat Celcius.

Tayang:
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
freepik.com/tawatchai07
Ilustrasi hujan ringan yang akan mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Timur, Rabu 21 Mei 2025. Pada pagi hari hujan ringan akan turun di wilayah Kota Banyuwangi, Kota Madiun, Lumajang, Pacitan, serta Pamekasan.  

TRIBUNJATIM.COM - Simak prakiraan cuaca yang dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) untuk Rabu, 21 Mei 2025.

Menurut data dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika atau BMKG Juanda, pada pagi hari hujan ringan akan turun di wilayah Kota Banyuwangi, Kota Madiun, Lumajang, Pacitan, serta Pamekasan.

Sedangkan seluruh daerah lainnya di Jawa Timur diprediksi secara merata, tidak akan turun hujan dan mayoritas akan bercuaca cerah. 

Kecuali wilayah Kota Bangkalan, Lamongan, Sampang, Sumenep, Serta Tuban yang akan kembali diguyur hujan ringan pada dini hari.

Baca juga: Cuaca Jatim Selasa 20 Mei 2025: Waspada Hujan Lebat, Naik ke Level Awas Akibat Potensi Hujan Ekstrem

Sementara itu, Kota Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Kota probolinggo, dan Kota Pasuruan akan menjadi daerah terpanas di Jawa Timur, dengan suhu maksimal mencapai 32 derajat Celcius. 

Untuk daerah terpanas kedua dengan suhu tertinggi mencapai 31 derajat Celcius, akan dialami wilayah Gresik,  Jember, jombang, Kota Kediri, nganjuk dan Kota Mojokerto. 

Selanjutnya, daerah terdingin di Jawa Timur dengan suhu terendah mencapai 16 derajat Celcius, jatuh pada daerah Kota Batu.

Lalu, daerah terdingin kedua dengan suhu terendah 20 derajat Celcius, akan dialami wilayah Bondowoso, Kota dan Kabupaten Malang.

Baca juga: Cuaca Tak Menentu Saat Musim Tanam, Tembakau Petani di Sampang Layu Terkena Hujan

Penggunaan Sunscreen untuk Aktivitas di Luar Rumah

Karena cuaca Jatim besok masih didominasi cerah, Tribunners jangan lupa menggunakan sunscreen atau tabir surya saat beraktivitas di luar rumah.

Penggunaan sunscreen direkomendasikan BMKG untuk menghindari efek buruk paparan sinar matahari secara langsung terhadap kulit.

Mengingat bahaya terik matahari yang terlalu panas, bisa membuat kulit luka bakar atau sunburn.

Gejalanya berupa bercak kemerahan atau kecokelatan pada kulit, meradang, dan terasa panas saat disentuh.

Sehingga perlu perlindungan yang ampuh setidaknya untuk mengantisipasi hal-hal tersebut.

Sunscreen menjadi salah satu cara jitu untuk menghindari sinaran matahari langsung.

Baca juga: Harapan Tak Sejalan, Warga Tuban Ingin Pembangunan Tanggul Cegah Banjir, Bupati Optimalkan Waduk

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved