Berita Viral
Sidak ke Kantor, Wali Kota Marah Lurah & Sekretaris Sudah Pergi, Padahal Ada Warga Urus Administrasi
Ia melakukan sidak untuk mengecek langsung kinerja jajarannya hingga di tingkat bawah, dalam memberikan layanan publik ke masyarakat.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Aksi Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek langsung kinerja jajarannya hingga di tingkat bawah, dalam memberikan layanan publik ke masyarakat.
Orang nomor satu di Kota Palembang ini melakukan ke Kantor Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarame, dan Kantor Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning.
Baca juga: Bahlil Hentikan Sementara Tambang Nikel di Raja Ampat, Mantan Menteri Kelautan Sebut Tak Cukup
Hal ini terlihat di video yang dibagikan Ratu Dewa di akun Instagram pribadinya.
Hingga berita ini ditulis, aksinya sudah ditonton puluhan ribu kali dan mendapat sejumlah respons dari netizen.
Saat berada di ke Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarame, Palembang, jelang sore, kondisi nyaris kosong.
Saat itu, ia tidak menemukan pejabat yang ada di kantor kelurahan.
Terkhusus Kepala Kelurahan ataupun Sekretaris Kelurahan, dan hanya ada pekerja PPPK dan PKS, yang saat itu terkejut didatangi Wali Kota Palembang.
Ratu Dewa juga sempat mengecek beberapa ruangan yang ada di kantor Kelurahan.
Mulai dari tempat pelayanan masyarakat, kamar mandi/toilet, hingga tempat masak yang terlihat kondisinya sedikit crowded dan rawan akan kebakaran.
Ia pun terlihat berbincang dengan masyarakat yang hendak mengurus administrasi untuk kebutuhan anaknya yang hendak mendaftar kuliah.
Namun, karena tidak ada pejabat Kelurahan, membuat sangat ibu harus menunggu.
Mendengar hal itu, Ratu Dewa menjadi geram.
Ia meminta staf Kelurahan untuk menghubungi pejabat Kelurahan yang sedang di luar.
"Pak Seklur (Sekretaris Lurah) lagi di mana?" tanya Dewa, melansir Tribun Sumsel.
| Emak-emak Gerebek dan Bakar Warung Obat Terlarang Tak Berpenghuni |
|
|---|
| Curhat Warga Resah Diminta Pungli Rp 200 Ribu saat Urus KK dan Akta di Balai Desa |
|
|---|
| Jual Lemper hingga Apem Dapat Rp 60 Ribu Sehari, Hapsah Bisa Sekolahkan 4 Anaknya Meski Ibu Tunggal |
|
|---|
| Jembatan sudah Bebas Pungli, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Warga Tak Melakukan Hal Aneh |
|
|---|
| Bos WO Tilap Rp 2 Miliar dari Peserta Arisan Lelang, Janjikan Keuntungan Instan Padahal Saldo Kosong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Wali-Kota-Palembang-geram-saat-sidak-ke-Kantor-Lurah-Talang-Betutu.jpg)