Berita Viral

Alasan Dedi Mulyadi Agar Siswa Terhindar PR dari Sekolah, Singgung Pengalaman Masa Lalu

Dedi Mulyadi kini bakal melarang guru agar siswa di Jawa Barat tak diberi PR alias pekerjaan rumah. Menurutnya, sebaiknya PR dihapuskan saja.

Editor: Torik Aqua
TribunJabar.id/Ahya Nurdin
PR DIHAPUSKAN - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat berada di kediamannya di Lembur Pakuan Subang, Sabtu (3/2/2024). Dedi Mulyadi minta guru agar tak memberikan PR ke siswa. 

TRIBUNJATIM.COM - Kebijakan baru Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kini kembali menjadi sorotan.

Dedi Mulyadi kini bakal melarang guru agar siswa di Jawa Barat tak diberi PR alias pekerjaan rumah.

Menurutnya, sebaiknya PR dihapuskan saja.

Ia melihat, penerapan pemberian PR selama ini masih tidak efektif.

Baca juga: Foto Jadul Dedi Mulyadi Salaman dengan Presiden Prabowo Disebut Mirip Thariq Halilintar

SINDIR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sindir orang tua yang selalu turuti apa kata anak. Singgung bertentangan dengan sifat nabi.
SINDIR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sindir orang tua yang selalu turuti apa kata anak. Singgung bertentangan dengan sifat nabi. (eki yulianto/tribun jabar)

Hal ini lantaran Dedi Mulyadi melihat banyak siswa justru PR-nya banyak dikerjakan oleh orang tua dan bukan si siswa itu sendiri.

"Pertama selama ini, PR PR yang dibawa ke rumah itu dikerjakan oleh orang tuanya. Jadi tidak efektif membuat PR," ujar Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Senin (9/6/2025).

Tak berhenti sampai di situ, Dedi Mulyadi juga menyinggung soal kebijakan yang digagasnya itu semata-mata demi membantu siswa di Jabar.

Yakni agar terhindar dari depresi.

Dedi juga memberikan solusi berupa meminta siswa untuk diarahkan fokus kepada hal yang mengasah kreativitas, minat, dan bakat.

Serta sekaligus bisa membantu orang tuanya juga di rumah.

"Saya ingin anak di rumah bisa baca buku dengan rileks, bermusik, berolahraga.

Membantu orang tuanya punya warung, punya toko, ke sawah, ke kebon," beber Dedi Mulyadi.

Dan dengan ini, Dedi Mulyadi berharap para siswa di Jabar tetap bisa produktif meski ada batasan untuk tidak keluar rumah lebih dari pukul 21.00 WIB.

"Sehingga menjadi mereka produktif tapi ada batasan mereka tidak bisa keluar di atas jam 21.00," imbuh Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi Minta Siswa di Jabar Masuk Jam 6 Pagi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved