Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

5 Fakta Sekolah Elit Bodong di Bekasi, Iming-iming Kurikulum Cambridge, Potong Gaji Guru Rp700 Ribu

Berikut tersaji fakta-fakta sekolah bodong di Kota Bekasi, guru diperlakukan bak ART dan gajinya dipotong Rp700 ribu.

Editor: Hefty Suud
KOLASE Tribun Bekasi/RendyRutamaPutra - WARTAKOTA/RENDY RUTAMA
SEKOLAH ELIT BODONG - Berikut tersaji fakta sekolah elit di Kota Bekasi diduga bodong. Guru diperlakukan bak ART. Orang tua siswa diiming-iming Kurikulum Cambridge. 

Salah satunya adalah janji penggunaan Kurikulum Cambridge, yang ternyata hanya sebatas klaim tanpa penerapan nyata. 

Menurut Silvia, materi pembelajaran tidak sesuai standar kurikulum Cambridge seperti yang dijanjikan saat awal pendaftaran.

"Kami dijanjikan dari pihak sekolah kurikulum Cambridge, tapi ternyata bukan berbasis Cambridge. Alasannya kalau ini hanya berbasis Cambridge bukan kurikulum Cambridge, jadi Cambridge itu tidak kami dapatkan atau tidak sesuai dengan materinya," ujarnya.

Baca juga: Guru Mundur Massal dari Sekolah Bodong, Kerja Bak ART, Disuruh Beli Ayam Goreng Buat Anak Kepsek

2. Disdik Diusir 

Sekolah itu bahkan diduga tidak memiliki izin resmi dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk menyelenggarakan pendidikan tingkat Playgroup, SD, dan inklusi. 

Silvia menyebutkan, petugas dari Disdik Bekasi sempat tiga kali datang namun ditolak pihak sekolah, sehingga sekolah tersebut belum mengantongi akreditasi yang menjadi syarat untuk menerapkan kurikulum internasional.

"Disdik itu sudah pernah datang ke sini (Sekolah) udah tiga kali tapi diusir oleh pihak sekolah, tapi saya kurang tahu kenapa.

Makanya sekolah ini itu tidak pernah dapat akreditasi, dan untuk menerbitkan izin Cambridge itu harus terakreditasi terlebih dahulu," terang Silvia.

DUGAAN SEKOLAH BODONG - Puluhan orangtua siswa saat berkumpul mencari solusi terhadap realisasi janji-janji sekolah swasta di Jalan Baru Perjuangan RT 04 RW 11 Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Sabtu (14/6/2025).
DUGAAN SEKOLAH BODONG - Puluhan orangtua siswa saat berkumpul mencari solusi terhadap realisasi janji-janji sekolah swasta di Jalan Baru Perjuangan RT 04 RW 11 Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Sabtu (14/6/2025). (TRIBUN BEKASI/RENDY RUTAMA PUTRA)

3. Mendadak tutup

Kini, setelah gelombang protes terjadi dari pihak orang tua, pihak sekolah justru menutup dan menghentikan kegiatan belajar mengajar secara mendadak.

Pintu sekolah swasta itu tampak terkunci dan digembok pada Senin (16/6/2025).

Hal ini memicu kekecewaan dari pihak orang tua murid sebab siswa diminta datang ke sekolah untuk mengerjakan ujian susulan.

Baca juga: Sosok 3 Guru Diduga Dipekerjakan sebagai ART oleh Kepsek, Fakta Baru Kasus Sekolah Bodong di Bekasi

Namun, orang tua siswa bernama Nurhaliza (33) terkejut, lantaran sekolah tiba-tiba libur tanpa pemberitahuan.

"Maksudnya sia-sia waktu saya, kenapa kayak gini, harusnya kan di WhatsApp (WA) sayanya kalau misalnya emang tidak ada progres lagi sekolahnya," katanya saat ditemui di lokasi, Senin (16/6/2025).

Nurhaliza menjelaskan, dirinya hanya mendapatkan informasi agar anaknya datang ke sekolah pada Senin, untuk mengikuti ujian susulan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved