Kapan Malam 1 Suro 2025 dan Daftar Pantangannya, Dilarang Keluar Rumah di Momen Sakral Ini?
Berikut jadwal peringatan 1 Suro 2025, bertepatan dengan Tahun Baru Islam atau 1 Muharam. Ada beberapa pantangan di malam sakral penuh makna ini.
Penyatuan kedua sistem kalender ini terjadi pada Jumat Legi, Jumadil Akhir 1555 Saka, bertepatan dengan tanggal 8 Juli 1633 Masehi.
Sultan Agung ingin menciptakan satu momentum khusus bagi seluruh rakyat—dari berbagai lapisan—untuk menyucikan diri dari hal-hal negatif dan mengevaluasi perjalanan hidup mereka.
Maka, bulan Suro pun dipilih sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat sisi batiniah masyarakat, jauh dari hiruk-pikuk urusan duniawi.
Dari sinilah asal muasal mengapa masyarakat Jawa menghindari pesta meriah di bulan Suro, dan lebih memilih menarik diri untuk introspeksi dan mendekatkan diri secara spiritual.
Baca juga: Sosok Ibu Bayi Kembar 3 dan 5, Melahirkan di Awal Bulan Suro Kejutan Bagi Kami, Bingung Beri Nama
Baca juga: Sungai di Lamongan Berbusa Bikin Heboh, Sempat Dikaitkan dengan Suro, Ternyata Orang Mencuci Drum
Hingga kini, nilai-nilai tradisi Suro masih dijaga dan diwariskan, terutama di kota-kota seperti Yogyakarta dan Surakarta (Solo).
Bahkan, berbagai rangkaian acara bulan Suro tak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tapi juga telah menjadi daya tarik wisata yang kuat di kedua daerah tersebut.
Berikut deretan pantangan Malam 1 Suro yang dirangkum dari beragam sumber :
1. Larangan Menikah di Malam 1 Suro
Larangan menikah di malam 1 Suro khususnya diberlakukan bagi masyarakat di Solo dan Yogyakarta.
Beberapa dari mereka mempercayai jika mengadakan hajatan pernikahan di bulan Suro akan mendatangkan malapetaka.
Dalam buku berjudul Panduan Syahadat (2015) oleh Taufiqurrohman, larangan malam 1 Suro dengan mengadakan hajatan pernikahan, dinilai akan membawa kesialan bagi pasangan pengantin dan seluruh orang yang terlibat dalam acara.
Ada pula yang mengatakan larangan menikah di malam 1 Suro, karena ini bulan "menantu" bagi Nyi Roro Kidul. Maka dari itu masyarakat setempat tidak diperkenankan mengadakan pernikahan karena akan membuat penguasa laut selatan murka dan meminta tumbal.
2. Larangan Bicara atau Berisik
Larangan malam 1 Suro yang paling sakral adalah “Tapa Bisu” atau berupa larangan berbicara.
Masyarakat di Solo dan Yogyakarta masih banyak yang melakukannya, khususnya di sekitar lingkungan keraton.
malam 1 Suro 2025
Tahun Baru Islam
pantangan di malam 1 Suro
peringatan 1 Suro
Kerajaan Mataram Islam
TribunJatim.com
Tribun Jatim
| Pelarian Berakhir, Pembunuh Mertua di Mojokerto Diringkus Polisi di Asemrowo Surabaya |
|
|---|
| Toko Oli di Madiun Terbakar Hebat, Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp100 Juta |
|
|---|
| Suasana Haru Warnai Pelepasan 528 CJH Jombang, 2 Jemaah Tunda Keberangkatan |
|
|---|
| GP Ansor Kota Probolinggo Tabayyun ke DPRD, Soroti Janji Politik Wali Kota Ihwal Insentif Guru Ngaji |
|
|---|
| Pemilik Akun TikTok di Jombang Diringkus Polisi, Siarkan Live Tak Senonoh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tanggal-libur-nasional-dan-cuti-bersama-Idul-Fitri-2024.jpg)