Berita Viral
Dian Curhat ke Dedi Mulyadi, Putus Asa Urus Anaknya yang Kecanduan Sabu, Dikira Benda Lain
Wanita asal Kota Lubuklinggau itu datang bersama anaknya Rehan (19). Naik bus dari Lubuklinggau untuk bertemu Dedi Mulyadi, Dian ingin masukkan Rehan
Remaja yang baru tamat SMA itu mengaku sempat mencoba melepaskan diri dari narkoba, namun ia kembali mengonsumsinya karena mengalami gejala panas di dada dan gelisah setiap di rumah.
"(Kalau gak pakai rasanya) panas dada, gelisah di rumah," terangnya.
Akibat ulah putranya itu, Dian harus menghadapi berbagai masalah hingga sempat ingin mengakhiri hidupnya. Berat badannya juga turun drastis.
Segala upaya juga telah ia lakukan untuk membebaskan sang putra dari barang haram tersebut.
Namun, tak membuahkan hasil.
"Saya rasanya pengin bunuh diri cuma saya ingat lagi ibaratnya anak-anak masih ada cuma dia aja (berulah), jadi harus tetap kuat," ujar Dian menahan tangis.
Sempat putus asa dengan kondisinya, Dian akhirnya mendapat secercah harapan setelah melihat postingan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait barak militer.
"Jadi dari Oktober itu saya lihat terus postingan Bapak, dari situ kayak ada harapan satu-satunya di sinilah. Kalau bisa dibina jadi anak yang berakhlak bagus," terangnya.
Tak hanya itu, Dian juga sempat minta bantuan keuangan serta permintaan agar Rehan dicarikan pekerjaan setelah selesai menjalani pendidikan karakter di barak militer.
Namun, Dedi Mulyadi memutuskan fokus untuk memasukan Rehan ke barak militer.
Terkait permintaan bantuan yang lain tidak bisa dipenuhi Dedi Mulyadi lantaran, Dian dan Rehan bukan warga Jawa Barat.
Ia tak mau menimbulkan masalah bagi masyarakat Jawa barat dengan membantu warga di luar Jawa Barat.
"Saya ini Gubernur Jawa Barat, nanti bisa menimbulkan problem bagi masyarakat Jabar ke saya, dianggapnya saya kok saya memperhatikan warga di luar Jawa Barat."
"Tapi saya akan fokus ke anak ibu, kalau anak ibu dimasukan ke barak hari ini saya akan antar, nanti koordinasi suruh buat surat pernyataan," tandas Dedi Mulyadi.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Harta Kekayaan Hakim Rafid Pemilik Daycare Little Aresha Senilai Rp 300 Juta, Kendaraan Hanya Motor |
|
|---|
| Sosok dan Jejak Karier Sabrul Iman Kajari Magetan Naik Jabatan usai Bongkar Kasus Korupsi Dana Pokir |
|
|---|
| Kisah Yuri Buka Jasa Dampingi Pasien dengan Tarif Rp30 Ribu per Jam, Sabar dan Ikhlas Kuncinya |
|
|---|
| Pengguna iPhone Terancam Kehilangan MagSafe, Apple Dirumorkan Sedang Mempertimbangkan |
|
|---|
| Imbas Keluarganya Tak Mampu, Rizki Anak Disabilitas Suka Makan Rumput hingga Daun Sejak Umur 4 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dian-Nurhayati-ibu-Sumatra-Selatan-bertemu-Gubernur-Jawa-Barat-Dedi-Mulyadi.jpg)