Berita Viral

Dian Curhat ke Dedi Mulyadi, Putus Asa Urus Anaknya yang Kecanduan Sabu, Dikira Benda Lain

Wanita asal Kota Lubuklinggau itu datang bersama anaknya Rehan (19). Naik bus dari Lubuklinggau untuk bertemu Dedi Mulyadi, Dian ingin masukkan Rehan

Editor: Torik Aqua
Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
BERTEMU - Dian Nurhayati, ibu asal Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan, mendatangi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi lantaran sudah putus asa menghadapi putranya yang kecanduan narkoba jenis sabu. Foto tangkapan layar diambil pada Sabtu (21/6/2025). 

TRIBUNJATIM.COM - Nasib ibu asal Sumatera Selatan malah temui Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ibu tersebut bernama Dian Nurhayati.

Wanita asal Kota Lubuklinggau itu datang bersama anaknya Rehan (19).

Naik bus dari Lubuklinggau untuk bertemu Dedi Mulyadi, Dian ingin memasukkan Rehan ke barak militer.

Baca juga: Cara Dedi Mulyadi Lunasi Utang Pemprov Rp 334 Miliar ke BPJS, Sentil Gaya Kerja PNS: Kita Berdosa

Dian Nurhayati, ibu Sumatra Selatan bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
BERTEMU - Dian Nurhayati, ibu asal Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan, mendatangi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi lantaran sudah putus asa menghadapi putranya yang kecanduan narkoba jenis sabu. Foto tangkapan layar diambil pada Sabtu (21/6/2025).

Ia sudah putus asa lantaran putranya kecanduan narkoba jenis sabu sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dian Nurhayati merupakan warga Kecamatan Lubuklinggau Selatan, Kota Lubuklinggau. 

Dia diketahui telah berpisah dari suami yang telah memberikannya empat orang anak.

Sehari-hari, ia berjualan nasi uduk dan lontong sayur di kantin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah Lubuklinggau.

Kepada Dedi Mulyadi, Dian mengaku putranya itu pernah menjalani rehabilitasi dua kali di Badan Narkotika Nasional (BNN) Silampari, Sumatra Selatan.

Di hadapan sang ibu dan Dedi Mulyadi, Rehan pun mengakui dirinya kecandungan narkoba jenis sabu sejak SMP.

"Pakai narkoba, sabu (dapat) dari bandar, sejak kecil. SMP," katanya, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu (20/6/2025).

Dedi Mulyadi sontak terkejut dengan pengakuan Rehan tersebut.

"SMP sudah pakai sabu? Awalnya gimana? Kan udah tahu ibunya susah jualan," katanya.

"Dikasih sama teman, nggak ngerti waktu itu, Pak. disangkanya kayak rokok, waktu bulan puasa betul gak lapar rasanya (dikasih saat bulan puasa biar tak lapar). Ketagihan," beber Rehan.

Setelah ketagihan, Rehan akhirnya membeli barang haram tersebut mulai dari Rp50-100 ribu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved