Berita Viral

Padahal sudah Ngaku, Tapi Ibu yang Aniaya Bocah Penjual Risol Tak Ditahan, Polisi Beber Alasan

Namun, jika hasil jualan tak sesuai harapan, sang ibu marah hingga menganiaya anaknya. LH sendiri sudah mengaku perbuatannya.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Tangkapan layar
PILU - Nasib N, bocah penjual risol yang tertatih sambil dagang. Ibu datang sambil marah saat Noval diberi roti. Ibu mengakui tapi tak ditahan, polisi kuak alasan. 

TRIBUNJATIM.COM - Alasan ibu (LH) tak ditahan meski sudah mengakud siksa anak kandungnya, N (13) bocah penjual risol, diungkap polisi.

Sebelumnya, N viral karena jalan tertatih sambil membawa risol dagangannya.

Namun, jika hasil jualan tak sesuai harapan, sang ibu marah hingga menganiaya anaknya.

LH sendiri sudah mengaku perbuatannya.

Baca juga: Viral Bocah Penjual Risol Berjalan Tertatih, Polisi Turun Tangan Cek Lokasi, Ibu Mengakui

PILU - Nasib Noval, bocah penjual risol yang tertatih sambil dagang. Ibu datang sambil marah saat Noval diberi roti.
PILU - Nasib Noval, bocah penjual risol yang tertatih sambil dagang. Ibu datang sambil marah saat Noval diberi roti. (Tangkapan layar)

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, pihaknya mengedepankan upaya preemtif dalam menangani kasus ini.

"Preemtif lebih utama daripada penindakan," ucapnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (20/6/2025).

Bambang menjelaskan, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPA Kelurahan Serua, Tangerang Selatan, akan melakukan mediasi dalam kasus ini.

"Pihak kami, Kepala Unit 2 Reskrim Polsek Ciputat Timur juga bakal melaksanakan kegiatan pendampingan (saat) mediasi (berlangsung),"ucapnya.

Adapun N merupakan anak dengan kebutuhan khusus.

Ia membantu ibunya dengan berjualan risol.

Namun, pada hari kejadian, N pulang ke rumah dengan membawa uang hasil penjualan yang dianggap tidak memuaskan oleh sang ibu.

"Awal mula kejadian pada saat N pulang berdagang dan dagangannya kurang begitu laku dan membawa uang sedikit lalu dimarahi dan dipukul dengan kayu oleh ibu korban," jelas Bambang.

LH diketahui merupakan janda dengan dua anak laki-laki.

Anak pertamanya sudah bekerja, sementara anak kedua adalah korban yang turut membantu ekonomi keluarga.

Atas kejadian tersebut, polisi telah melakukan pengecekan ke rumah korban yang berlokasi di Jalan Vinca Nomor 568, Kelurahan Serua, pada Selasa (17/6/2025) malam.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved