Berita Viral
Pendaftar Cuma 5 Orang, Guru SD Sambangi Rumah ke Rumah Cari Murid Baru, Sudah 5 Tahun Kurang Siswa
Nasib sekolah baru ada lima murid yang daftar membuat guru berusaha untuk mendapatkan murid. Di antaranya menyambangi rumah ke rumah.
TRIBUNJATIM.COM - Nasib sekolah baru ada lima murid yang daftar membuat guru berusaha untuk mendapatkan murid.
Di antaranya menyambangi rumah demi mencari calon siswa baru.
Hal ini dialami guru di SDN 2 Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Guru door to door atau menyambangi rumah ke rumah untuk mencari calon siswa baru.
Hal tersebut dilakukan lantaran jumlah siswa yang mendaftarkan diri dalam Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) Tahun 2025 masih tergolong sedikit.
Guru Kelas 6 SDN 2 Wonorejo, Sri Maryani menyampaikan, memang jumlah pendaftar calon peserta didik baru kali ini masih minim atau kurang.
Baca juga: Akhirnya Pensiunan Guru yang Habiskan Tabungan Siswa Rp 343 Juta Jual Aset, Wali Murid: Cuma Janji
Menurutnya, ada beberapa kendala.
Seperti lokasi sekolahan yang berada di perkampungan atau tidak berada di pinggir jalan serta orang tua murid yang lebih memilih menyekolahkan putra putrinya ke sekolah swasta.
Di sisi lain, SDN 2 Wonorejo lokasinya berdekatan dengan sekolah swasta serta berada di perbatasan dengan Kota Solo.
"Sampai hari ini ada 5 siswa yang daftar," katanya kepada Tribun Jateng, Senin (23/6/2025) siang.
Dia menerangkan, kekurangan peserta didik baru terjadi sudah selama 5 tahun terakhir.
Sebelumnya ada 7 hingga 10 siswa setiap tahun ajaran baru.
Pihaknya berharap dinas lebih memperhatikan supaya sekolah negeri mendapatkan murid lagi.
Di sisi lain, dia juga berharap adanya semacam sistem domisili untuk siswa baru di sekolah dasar.
Sri mengungkapkan, telah melakukan berbagai upaya untuk mencari siswa baru seperti sosialisasi ke TK dan mendatangi rumah warga calon peserta didik baru.
sekolah
guru
murid
Wonorejo
Sistem Penerimaan Siswa Baru
SPMB
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita viral
Curhat Tukang Sol yang Lapaknya Dijarah saat Demo Rusuh, Sepatu Pelanggan Hilang: Ganti dengan Apa? |
![]() |
---|
Rumah Uya Kuya Kosong saat Dijarah Tapi Ada Belasan Kucing, Sherina Munaf Rawat 1: Kondisi Kurus |
![]() |
---|
Pemilik Toko Kaget Barang Retur Miliknya Dijual Murah dan Tak Kembali, Karyawan Ekspedisi: Hal Biasa |
![]() |
---|
Brankas Ahmad Sahroni Isi Pecahan 1.000 SGD Disebar saat Rumahnya Dijarah, per Orang Dapat Rp12 Juta |
![]() |
---|
Makan Bareng di Mobil, Bidan dan Kekasihnya Ditemukan Meninggal di dalam Mobil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.