Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pria Terjun ke Dam Rolak Songo Mojokerto

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Rolak Songo Mojokerto Diwarnai Tangis Histeris Keluarga

Pencarian korban tenggelam di DAM pintu air Rolak Songo, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto diiringi isak tangis keluarga

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Mohammad Romadoni
PENCARIAN KORBAN - Keluarga korban menangis histeris saat proses pencarian korban tenggelam di Dam Rolak Songo, Dusun Banjarmlati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pencarian korban tenggelam di DAM/ pintu air Rolak Songo, Dusun Banjarmlati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto diiringi isak tangis dari keluarga korban.

Korban adalah Sieyusafa Romadhona (20) warga Dusun Karangnongko, Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo.

Ibu kandung korban, Munawati (60) tak kuasa membendung kesedihannya atas musibah yang dialaminya putra bungsunya itu.

Munawati menangis sesenggukan sembari menceritakan ke keluarganya, bahwa korban meninggalkan rumah tanpa pamit.

Kakak Ipar Korban, Siti Robiyatin (43) menangis histeris menghampiri Munawati, menyesalkan korban dibiarkan keluar rumah tanpa pengawasan.

Baca juga: Terkuak Identitas Pria yang Terjun ke Dam Rolak Songo Mojokerto, Ternyata Pemuda Asal Sidoarjo

"Saya sudah memberi tahu bu, jangan dikeluarkan anak itu bu," ucap Robiyatin di kantor Perum Jasa Tirta Rolak Songo, Rabu (2/7/2025) malam.

Tim SAR BPBD Kabupaten Mojokerto bersama potensi relawan berupaya menenangkan keluarga korban.

Setelah mengenali ciri-ciri korban dari video pria tenggelam di Rolak Songo dan sepeda Honda Beat W 3029 ZX warna merah yang ditinggalkan, keluarga korban diantar Tim SAR menuju ke Polsek Mojoanyar untuk dimintai keterangan.

Baca juga: BREAKING NEWS - Pria Terjun ke Dam Rolak Songo Mojokerto, Sempat Parkirkan Motor di Tepi Jembatan

Robiyatin mengatakan, korban sudah lama mengalami depresi yang kondisinya menjalani rawat jalan dari Rumah Sakit Jiwa Menur, Surabaya. 

"Sudah sempat dibawa ke Menur,  bisa tenang terus diberi obat jalan (Rawat jalan)," ucap dia.

Korban depresi diduga karena asmara, putus dari mantan pacarnya bernama Isma warga Desa Seketi, Balongbendo, Sidoarjo.

Baca juga: Sentra IKM Alas Kaki di Kota Mojokerto Tembus Pasar Internasional, Ekspor ke USA

"Kalau pas keingat Isma, (Korban) kembali kambuh. Putusnya sudah lama," pungkas Robiyatin.

Sebelum kejadian tragis itu, korban sempat meminta KTP ke orang tuanya. Diduga korban mengantongi KTP di saku pakaiannya.

"Di motornya tidak ada apa-apa (KTP)," tandasnya.

Baca juga: Asyik Mancing, Dua Pelajar di Mojokerto Panik Lihat Jasad Bayi Mengapung, Berlarian Lapor Satpam

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved