Berita Viral
Warga Cekcok Tuntut Janji Perbaikan Jalan Kompleks, Sakit Hati Dengar Ucapan Pemilik Perumahan
Owner perumahan melontarkan pernyataan yang dinilai warga sangatlah tidak pantas.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Cekcok adu mulut terjadi antara warga salah satu perumahan di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan owner perumahan.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (30/6/2025) malam, ini dipicu janji perbaikan jalan perumahan yang tak kunjung direalisasikan oleh pengembang.
Warga sempat merekam kejadian adu mulut tersebut hingga videonya kini telah beredar luas di media sosial WhatsApp.
Baca juga: Suami Histeris Istri Meninggal di RSUD, Tuduh Penanganan Lamban, Pihak RS Akui Sesuai Prosedur
Dilihat dari tayangan video yang viral, terlihat owner perumahan berinisial R beradu argumen dengan warga yang mendatangi rumah pribadinya.
Suasana memanas ketika warga mempertanyakan janji perbaikan jalan yang seharusnya rampung pada Juni 2025.
Masyarakat meluapkan kekecewaan mereka terhadap kondisi jalan yang sudah lama rusak parah.
Bahkan, ada yang menyebutnya 'mirip pematang sawah'.
Ungkapan tersebut ternyata menyinggung perasaan R.
R dalam video tersebut mengaku tidak terima karena merasa dirundung dalam grup WhatsApp warga.
"Masak dibully di dalam grup seperti itu," kata R dengan nada tinggi, melansir TribunnewsSultra.com.
"Kalau mau jalan yang bagus diaspal, beli rumah komersil, bukan rumah subsidi," imbuhnya.
Seorang warga sempat mencoba menenangkan situasi dan meminta agar suasana tidak semakin keruh.
Namun, R justru memotong pembicaraan dan membentak warga yang berusaha menengahi.
Ketegangan semakin memuncak ketika warga mulai beranjak pulang.
Saat itulah, R melontarkan pernyataan yang dinilai warga sangat tidak pantas.
| Eks Stafsus Ungkap Ma'ruf Amin Tak Pernah Dilibatkan saat Reshuffle Kabinet Jokowi |
|
|---|
| Menteri PPPA Disuruh Belajar Lagi oleh Ustaz Imbas Usul Gerbong Wanita Dipindah Tengah |
|
|---|
| Telanjur Penuhi Kebutuhan Pacar, Mita Laporkan Briptu AFM ke Propam Imbas Tak Dinikahi |
|
|---|
| Protes Soal Gaji Pencuci Piring MBG 3,5 Juta, Guru Hanya Rp 800 Ribu Ditanggapi Kepala BGN Dadan |
|
|---|
| Daftar Nama 36 Kapolda di Indonesia, Didominasi Alumni Akpol 1994 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/warga-cekcok-dengan-owner-perumahan-tagih-janji-perbaikan-jalan.jpg)