Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tingkatkan SDM Lewat Pelatihan SAK-EP di Mojokerto, Ning Ita: Koperasi Perkuat Ekonomi Kerakyatan 

Pemkot Mojokerto mendorong penguatan ekonomi kemasyarakatan, melalui pelatihan SAK-EP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat)

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/M ROMADONI
DORONG EKONOMI KERAKYATAN - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka kegiatan pelatihan SAK-EP bagi pengelola koperasi, di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), pada Kamis (3/7/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemkot Mojokerto mendorong penguatan ekonomi kemasyarakatan, melalui pelatihan SAK-EP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat) bagi pengelola koperasi.

Sebanyak 63 pengelola koperasi di Kota Mojokerto mengikuti SAK-EP di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), pada Kamis (3/7/2025).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 2 Tahun 2024, yang mewajibkan KSP/USP Koperasi, KSPPS/USPPS Koperasi dan koperasi sektor riil menerapkan kebijakan akuntansi koperasi berbasis SAK-EP.

Baca juga: Proses Pencarian Korban Tenggelam di Rolak Songo Mojokerto Diwarnai Tangis Histeris Keluarga

"Kami ingin koperasi dapat menjadi penguat ekonomi kerakyatan di Kota Mojokerto. SDM terlatih dan tata kelola keuangan yang lebih baik, maka koperasi akan menyokong ekonomi masyarakat," kata Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto.

Menurutnya, pelatihan ini bermanfaat dalam peningkatan pengelolaan keuangan koperasi.

Terlebih, laporan keuangan yang sebelumnya menggunakan SAK-ETAP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik), yang kini berubah sesuai regulasi standar menggunakan SAK-EP.

"Pemerintah ingin menjadikan sistem pelaporan keuangan koperasi lebih sederhana dan, mudah. Harapan kita, pengelola koperasi dapat mengimplementasikan," pungkas Ning Ita.

Ia menyebut, pengembangan koperasi dengan peningkatan SDM diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Apalagi, bukan hal mudah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi bukanlah di tengah kondisi ekonomi global yang fluktuatif.

Baca juga: Hujan Deras Mengguyur, Pencarian Korban Tenggelam di Dam Rolak Songo Mojokerto Dihentikan Sementara

"Kalau dilihat dari struktur PDRB, sektor yang menjadi pendukung kekuatan ekonomi kita sangat terbatas. Sehingga pengembangan koperasi peru, sebagai pilar ekonomi lokal," kata Walikota Mojokerto.

Ning Ita berkomitmen, Pemkot Mojokerto akan terus memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas bagi koperasi.

"Harapannya, koperasi di Kota Mojokerto semakin profesional dan mampu menjadi motor penggerak percepatan ekonomi kerakyatan," tukasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved