Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Ramalan Cuaca Jatim

Cuaca Jawa Timur Senin 14 Juli 2025: Kota Batu dan Mojokerto Hujan, Surabaya dan Nganjuk Panas

Berikut tersaji prediksi cuaca Jawa Timur (Jatim) untuk Senin 14 Juli 2025 melansir dari laman resmi BMKG Kelas 1 Juanda Sidoarjo.

Editor: Hefty Suud
istimewa
CUACA JATIM SENIN - Foto ilustrasi untuk berita prediksi cuaca Jatim Senin, 14 Juli 2025 melansir dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Juanda Sidoarjo. 

TRIBUNJATIM.COM - Inilah prediksi cuaca Jawa Timur, Senin 14 Juli 2025. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Juanda Sidoarjo memprediksi tak ada hujan turun di Jawa Timur (Jatim). 

Menurut laman resmi BMKG Kelas 1 Juanda Sidoarjo, dikutip Tribun Jatim Minggu (13/7/2025), cuaca mayoritas akan cerah. 

Hanya Kota Batu dan Mojokerto yang diprdiksi akan hujan pada pukul 06.00 WIB. 

Suhu udara di Jawa Timur terendah 20 derajat celcius, tertinggi 32 derajat celcius. 

Daerah terpanas diprediksi terjadi di Surabaya dan Nganjuk, dengan suhu udara 24-32 derajat celcius. 

Prediksi cuaca Jatim selengkapnya: KLIK

masyarakat Malang Raya, khususnya yang berada di Kota Batu, merasakan suhu yang lebih dingin dibanding hari-hari biasa.

Khususnya ketika memasuki malam hari hingga menjelang pagi hari.

Suhu udara di Kota Batu saat ini berada di rentang 16-23 derajat celcius. Suhu ini dapat berubah sewaktu-waktu dan juga tergantung wilayah.

Yang perlu diwaspadai, adanya suhu dingin ini juga rentan menimbulkan beberapa penyakit.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati, penyakit yang paling sering dialami masyarakat ketika suhu dingin ialah flu dan penyakit saluran pernapasan.

“Ya, ada beberapa penyakit yang rentan dialami saat suhu dingin, di antaranya Penyakit Saluran Pernapasan Akut (ISPA, red), flu dan pilek, hipotermia, asma, radang sendi, kulit kering dan pecah-pecah, hingga penyakit jantung,” kata dr Susana kepada Tribun Jatim Network, Selasa (8/7/2025).

Susana menjelaskan, penyakit ISPA kerap dialami ketika suhu dingin karena suhu dingin dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat virus dan bakteri lebih mudah masuk ke saluran pernapasan.

Gejalanya meliputi batuk, pilek, sakit tenggorokan dan demam.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: 13 Merek Beras Diduga Oplosan - Nestapa Guru Lulusan S1 Digaji Rp300 Ribu

Baca juga: JATIM TERPOPULER: Penemuan Bayi di Warung Rujak Surabaya - Kebakaran Gudang Sembako di Ponorogo

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved