Serasa Les Privat, Arsy Jadi Satu-satunya Murid Baru SDN Jalen Ponorogo

Al Arsy Alfarizi menjadi satu-satunya murid baru yang mendaftar sekaligus diterima SDN Jalen di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo

Tayang:
tribunjatim.com/Pramita Kusumaningrum
SENDIRIAN DI KELAS - Arsy Alfarizi saat diajar oleh gurunya Uji Hentini di ruang kelas 1 SDN Jalen, Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (15/7/2025). Al Arsy Alfarizi menjadi satu-satunya satu-satunya siswa baru di SDN Jalen Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, pada tahun ajaran baru 2025/2026. 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Al Arsy Alfarizi menjadi satu-satunya murid baru yang mendaftar sekaligus diterima SDN Jalen di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada tahun ajaran baru 2025/2026. 

Pantauan di lokasi, Arsy memang menjadi satu-satunya kelas 1 SDN Jalen Ponorogo. Namun Arsy tidak minder, setelah diantar orang tuanya, dia langsung masuk ke kelas dan meletakkan tasnya 

Tak lama, Arsy yang menggunakan baju khas anak SD dengan kemeja putih dan bawahan celana berwarna merah langsung berbaur bersama siswa lain walaupun berbeda tingkatan kelas.

Lonceng bel berbunyi, tandanya Arsy dan kawan-kawannya harus masuk ke kelas. Arsy masuk ke kelas II, saat MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dirinya digabung dengan kelas II.

Mereka diberi tugas membuat bunga dari origami. Kemudian setelah tugas selesai, para siswa menggambar. “Ini diminta buat bunga sama gambar,” ungkap Arsy Alfarizi.

Walaupun digabungkan dengan kakak kelasnya, Arsy tetap diajar satu guru. Sehingga tetap seperti privat.

“Iya senang saja disini, enjoy aja walaupun yang kelas 1 hanya aku saja. Kayak privat begitu,” tambah Arsy sambil berkelakar.

Baca juga: Jadi Satu-satunya Murid SDN Baru, Shofi Langsung Diajar Kepala Sekolah, 1 Sekolah Cuma Isi 24 Siswa

Siswa yang bercita-cita sebagai Polisi ini mengatakan memilih sekolah di SDN Jalen bukan tanpa sebab. Lantaran kakaknya adalah alumni SDN Jalen.

“Mas ku dulu sekolah disini. Meskipun ndak ada teman tetap senang,” tambah warga Desa Sedarat Kecamatan Balong Jatim ini.

Guru SDN Jalen, Uji Hentini menjelaskan jumlah total siswanya adalah 20 orang. Dengan rincian kelas 1 berjumlah 1 siswa, kelas 2 ada 11 siswa.

Kemudian kelas 3 nihil siswa, kelas 4 berjumlah 3 orang, kelas 5 ada 2 siswa dan kelas 6 juga 3 siswa.

“Minim pedaftar itu saya secara pribadi kurang bisa menjawab. Ya mungkin KB berhasil, atau siswa memilih yang banyak temannya,” pungkasnya.

Baca juga: Kepsek SDN 1 Patalan Sedih Tak Dapat Murid Baru, Sudah Tawarkan Seragam hingga Antar Jemput Gratis

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved