Polres Pasuruan Amankan 3 Remaja, Dalang Kasus Pembunuhan Pria yang Ditemukan di Irigasi

Kasus penemuan jasad di saluran irigasi di wilayah Gempol Pasuruan akhirnya terungkap pada Kamis (17/7/2025) lalu. 

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Galih Lintartika
LESU - Tiga tersangka saat digelandang menuju press rilis di Mapolres Pasuruan. Mereka diamankan atas kasus pembunuhan, Senin, (21/7/2025).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kasus penemuan jasad di saluran irigasi di wilayah Gempol Pasuruan akhirnya terungkap pada Kamis (17/7/2025) lalu. 

Tiga pelaku pembunuhan pria yang jasadnya ditemukan di saluran irigasi diamankan Satreskrim Polres Pasuruan.

Polisi meringkus tiga pelaku yang seluruhnya masih berusia muda.

Ketiganya adalah MI, AA, dan IH — warga Kota Pasuruan yang dikenal sebagai teman pergaulan korban.

Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo menyampaikan, para pelaku ditangkap di lokasi berbeda pada Jumat (18/7/2025) malam.

Baca juga: 5 Fakta Perampokan Sadis di Pasuruan, Ponakan Habisi Nyawa Bibi Gegara Ucapan S1 Kok Belum Kerja

MI ditangkap di rumahnya, sedangkan AA dan IH diamankan saat sedang berkumpul di rumah IH.

“Ketiga pelaku ini sudah saling mengenal dengan korban melalui media sosial Instagram. Mereka berteman dan beberapa kali bertemu sejak tahun 2020,” kata Kompol Andy saat konferensi pers, Senin (21/7/2025).

Dari hasil penyelidikan, pembunuhan diduga dipicu konflik pribadi antara korban dan MI.

Baca juga: Motif Keponakan Bunuh Bibi di Pasuruan, Sakit Hati Karena Ucapan Korban dan Terdesak Utang Judol

Saat berada di dalam mobil sepulang dari pemandian air panas Gempol, korban diduga melakukan tindakan yang dianggap melecehkan oleh MI.

Karena merasa tersinggung, MI memukul korban dan terjadi cekcok di dalam mobil.

Dalam perkelahian itu, korban sempat mengambil senjata tajam.

Baca juga: BREAKING NEWS : Perampokan Sadis di Pasuruan, Lansia Tewas Dihabisi, Pelaku Bawa Kabur Mobil 

Namun, senjata tersebut berhasil direbut kembali oleh MI dan justru digunakan untuk menusuk korban.

“Pelaku menusuk korban dengan pisau yang diambil dari bagian belakang mobil. Setelah kejadian, pisau dibuang ke sungai dan hingga kini masih kami cari sebagai barang bukti,” ungkap Andy.

Hasil otopsi menunjukkan korban mengalami tiga luka tusuk di bagian kepala dan leher, serta beberapa tanda kekerasan akibat pemukulan.

Baca juga: Perampokan Sadis Tewaskan Lansia di Pasuruan, Pelaku Ternyata Masih Keluarga Korban

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved