Berita Viral

Kompolnas Temui Informasi yang Belum Pernah Muncul Setelah Cek Sendiri TKP Kematian Diplomat Arya

Ada temuan baru yang belum pernah muncul di balik kasus kematian janggal Diploat muda Arya Daru di kosnya

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
DOK. Istimewa via Kompas.com
TEMUAN KOMPOLNAS - Penjaga kos sempat mondar-mandir di depan kamar ADP (39), tempat diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban pada Selasa (7/7/2025) pukul 07.40 WIB. Kompolnas yang langsung mengecek TKP kos diplomat Arya Daru akhirnya mengungkapkan informasi baru. 

TRIBUNJATIM.COM - Ternyata ada temuan baru yang belum pernah muncul di berbagai sumber terkait kasus kematian janggal Diplomat Arya Daru.

Kematian Diplomat Arya Daru (ADP) menyita perhatian Kompolnas RI.

Datang ke TKP secara mandiri terlepas dari proses penyelidikan polisi, Kompolnas justru mendapatkan fakta-fakta mengejutkan.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam mengunjungi tempat kejadian perkara (TKP) kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), ADP (39), di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025).

Pantauan Kompas.com seperti dikutip TribunJatim.com, Rabu (23/7/2025), Anam bersama tim Kompolnas tiba di lokasi pukul 09.48 WIB menggunakan mobil minibus jenis Hiace. Setibanya di lokasi, mereka langsung masuk ke dalam area indekos tempat korban ditemukan.

Sejumlah anggota tim tampak mengenakan pakaian serba putih, sementara Anam terlihat mengenakan batik berwarna biru.

Apa yang ditemukan Kompolnas di TKP?

Choirul Anam dan timnya menelusuri barang-barang pribadi milik ADP yang diduga berkaitan dengan kematiannya.

Tim turut mendalami aktivitas pekerjaan serta riwayat interaksi pribadi korban dengan lingkungannya.

“Yang tak kalah penting, kami juga diberi informasi terkait sesuatu yang sifatnya baru, yang belum ada dalam perdebatan. Itu yang sekarang kami telusuri lebih lanjut, termasuk lewat pengecekan langsung ke TKP dan koordinasi dengan Polda Metro,” ujar Anam.

Ia menambahkan, klarifikasi terhadap informasi baru tersebut diperlukan agar kasus ini bisa semakin terang.

Kompolnas juga mencermati sejauh mana interaksi polisi dengan keluarga korban, baik dalam proses penegakan hukum maupun pelayanan yang diberikan selama penyelidikan berlangsung.

“Hal-hal penting ini menjadi bekal kami untuk cek TKP dan koordinasi lebih lanjut ke Polda Metro Jaya. Harapannya, peristiwa ini bisa ditangani secara profesional, kredibel, dan transparan,” ujar Anam.

“Semoga kasus ini semakin terang dan tuntas,” imbuhnya.

Baca juga: Dipaksa Warga Mundur Diri, Kades Malah Berduaan di Kos Bareng Istri Orang Disertai Suara Tangisan

Bagaimana keluarga korban bisa menjadi kunci memecahkan misteri?

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved