Berita Viral

3 Produsen dan 5 Merek Beras Premium Oplosan yang Diungkap Bareskrim, Ada Sania hingga Anak Kembar

Bareskrim ungkap tiga produsen dari lima merek beras premium diduga oplosan. Ada Sania hingga Anak Kembar.

Tayang:
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
BERAS PREMIUM OPLOSAN - Ilustrasi beras. Bareskrim Polri melalui Satgas Pangan Polri mengungkapkan tiga produsen dari lima merek beras premium yang diduga tidak sesuai mutu dan takaran atau dioplos, Kamis (24/7/2025). 

TRIBUNJATIM.COM - Tiga produsen dari lima merek beras premium diduga tidak sesuai mutu dan takaran atau dioplos.

Hal ini seperti diungkap oleh Bareskrim Polri melalui Satgas Pangan Polri.

Tiga produsen dan lima merek beras yang dimaksud yakni PT PIM dengan merek Sania; PT FS dengan merek Setra Ramos Merah dan Biru, Setra Ramos Pulen.

Serta Toko SY dengan merek Jelita dan Anak Kembar.

Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Pol Helfi Assegaf menuturkan hal itu berdasarkan hasil pengujian di laboratorium.

"Dari hasil penyidikan sementara ada tiga produsen atas lima merek beras premium," kata Helfi dalam konferensi pers, Kamis (24/7/2025), dikutip dari kompas.tv.

Baca juga: 26 Merek Terindikasi Beras Oplosan Beredar di Kabupaten Malang, Tampilan dan Aromanya Berbeda

Berdasarkan temuan tersebut, pihaknya pun telah menaikkan kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan.

Hal itu dilakukan usai ditemukan dugaan peristiwa pidana.

"Hasil penyelidikan telah ditemukan dugaan peristiwa pidana sehingga dari hasil gelar perkara kita, status penyelidikan kita tingkatkan menjadi penyidikan," ucapnya.

Ia juga menyampaikan, sampai dengan Kamis pagi terdapat barang bukti yang disita dalam kasus ini.

Di antaranya beras total 201 ton dengan rincian kemasan 5 kg berbagai merek beras premium sebanyak 39.036 pieces.

"(Beras) kemasan 2,5 kg berbagai merek beras premium sebanyak 2.304 pieces, dokumen legalitas dan sertifikat penunjang," ujarnya.

Baca juga: 25 Pemilik Merek Beras Oplosan Diperiksa, DPR Desak Bongkar Sindikatnya, Masyarakat Merugi

Modus produsen

Helfi mengungkapkan modus produsen dalam mengoplos beras.

Salah satunya yakni dengan memproduksi beras premium tidak sesuai dengan standar mutu.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved