Rayakan Hari Persahabatan Sedunia, SDM 7 Surabaya Gelar Kelas Diaspora Libatkan Mahasiswi Palestina

Dalam rangka memperingati Hari Persahabatan Sedunia yang jatuh setiap 30 Juli, Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Jagir Surabaya menggelar Kelas

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/SULVI SOFIANA
KELAS DIASPORA - Sondos Jehad Shnewra, mahasiswa asal Palestina yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya berbagi pengalaman studi di luar negeri pada siswa SDM 7 Jagir Surabaya yang mengikuti kelas Diaspora, Jumat (25/7/2025) 

Poin Penting:

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam rangka memperingati Hari Persahabatan Sedunia yang jatuh setiap 30 Juli, Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Jagir Surabaya menggelar Kelas Diaspora, Jumat (25/7/2025). 

Kegiatan yang digelar di Hall Inovatif Activity Center (INACER) dan menghadirkan dua narasumber dari luar negeri yang menjadi simbol dari semangat global friendship yang ingin ditanamkan kepada para siswa sejak dini.

Mereka adalah Rizka Putri Aulia, siswa Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), serta Sondos Jehad Shnewra, mahasiswi asal Palestina yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya.

Kepala SDM 7 Jagir, Achmad Zainuri Arif mengungkapkan kegiatan ini adalah bagian dari implementasi nilai-nilai Islam, sebagaimana tercantum dalam surat Al-Hujurat ayat 13, bahwa Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal. 

Baca juga: Diaspora Banyuwangi dari Berbagai Negara Berkumpul Harumkan Tanah Kelahiran dan Kuatkan Solidaritas

"Jadi melalui Kelas Diaspora ini, kami ingin membuka wawasan siswa tentang keragaman budaya dunia, serta menumbuhkan semangat untuk belajar hingga ke jenjang internasional,” ujarnya

Acara dikemas dalam nuansa edukatif dan interaktif. Para siswa mengenalkan Surabaya sebagai Kota Pahlawan melalui beragam budaya lokal, mulai dari pertunjukan Tari Remo, permainan tradisional seperti dakon, bakiak, dan cublak-cublak suweng, hingga mencicipi kuliner khas seperti lontong balap yang dinikmati bersama tamu undangan.

"Tak hanya mengenalkan budaya lokal, siswa juga mendapatkan wawasan tentang kehidupan dan kebudayaan dari negara lain,"ucapnya.

Melalui saluran Zoom, Rizka membagikan pengalamannya bersekolah di Arab Saudi dan kehidupan komunitas Indonesia di Jeddah, sementara Sondos memperkenalkan budaya Palestina secara langsung pada siswa serta menyampaikan kesan selama tinggal dan menempuh pendidikan di Indonesia.

Menurut Zainuri, kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan Kelas Diaspora, hasil kolaborasi Sekolah Inovatif dengan Lembaga Kerjasama dan Internasionalisasi (LKI) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sekolah Indonesia Jeddah, serta sekolah-sekolah di luar negeri lainnya.

Baca juga: Gelar Kampanye Akbar Eropa Bersatu, Diaspora Indonesia: Ganjar-Mahfud Pasangan Paket Lengkap

“Program ini ingin membuka wawasan anak-anak tentang pentingnya membangun jejaring pertemanan global dan memiliki cita-cita tinggi. Tidak menutup kemungkinan mereka suatu hari bisa menempuh pendidikan di luar negeri,” jelasnya.

Sebagai bentuk penguatan kerja sama, dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Sekolah Inovatif dengan LKI UMSurabaya. 

Sebelumnya, kerja sama dengan Sekolah Indonesia Jeddah telah dimulai sejak kunjungan pihak sekolah ke Arab Saudi pada 2023 lalu.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved