Berita Viral
Pekerja Wisata Curhat Larangan Study Tour Sama Seperti Pandemi Covid-19, Dedi Mulyadi: Kalau Celaka?
Larangan study tour dianggap seperti masa pandemi Covid-19. Gubernur Dedi Mulyadi bersikukuh pada kebijakannya.
TRIBUNJATIM.COM - Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi larang study tour, menuai pro kontra.
Para pekerja sektor pariwisata, mulai dari sopir bus hingga pelaku UMKM, mengeluh pendapatan jadi mandek karena larangan study tour ini.
Hal ini disampaikan oleh koordinator aksi Solidaritas Pekerja Pariwisata Jawa Barat (P3JB), Herdi Sudardja saat demonstrasi di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (21/7/2025).
Menurutnya, banyak pelaku usaha kehilangan pendapatan secara signifikan dan terancam gulung tikar akibat kebijakan Dedi Mulyadi alias KDM tersebut.
Ia menyebut, dampak larangan study tour ini bahkan lebih parah dibanding masa pandemi Covid-19.
"Karena tidak ada order bagaimana pengusaha bisa bertahan. Bahkan, saya katakan ini lebih daripada resesi waktu kita Covid-19 jelas berhenti," tuturnya.
Menanggapi protes ini, Dedi Mulyadi bersikukuh larang kegiatan study tour.
Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Ketua RW Gen Z di Jakarta Utara - 3 Program Dedi Mulyadi yang Memicu Polemik
Dedi pun mengungkap alasan melawang study tour saat hadir dalam acara bertajuk ‘Nganjang Ka Warga’ di Lapangan Softball GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jumat (25/7/2025) malam.
“Kalau sudah celaka seperti yang di Depok, siapa yang mau tanggung jawab? Saya saya juga. Mending dihujat oleh sebagian, tapi saya bisa menyelamatkan semua orang,” kata Dedi di hadapan warga, dilansir dari TribunnewsBogor.com.
Ia mencontohkan kegiatan edukatif seperti mengajak para siswa untuk mengambil sampah di sungai lalu membawa air sungai ke laboratorium.
Anak-anak juga bisa diajarkan mengenai kesenian atau tarian tradisional sebagai pembentukan karakter.
“Itu namanya study tour. Guru harus kreatif. Bukannya malah berangkat ke Jogja, Solo. Itu bukan study tour, tapi piknik,” ujarnya.
“Study itu belajar. Tour itu berpergian. Tapi, selama ini study tour itu ibaratnya piknik,” ucap dia.
Di sisi lain, Dedi tidak mempermasalahkan jika keputusannya menuai kritik, baik dari pihak penyedia bus pariwisata maupun orang tua murid yang masih menginginkan adanya study tour.
Ia menegaskan, kebijakan larangan study tour ini merupakan bentuk kasih sayang dan kepeduliannya terhadap warga Jawa Barat.
Baca juga: Aturan Dedi Mulyadi Tak Dituruti Pemkot Bekasi dan Bogor, Siswa Masuk Jam 7, Efektivitas Jadi Alasan
| Ayu Mantan Karyawan Ashanty Akui Gelapkan Dana Perusahaan Rp2 M, Keluarga Hancur Sejak Dipenjara |
|
|---|
| Cara Hindari Fenomena El Nino 'Godzilla', Warga Tanah Air Waspadai Siang hingga Sore Hari |
|
|---|
| Kasubag yang Gadaikan SK Anggota Satpol PP Rp100 Juta ke Bank Terancam Hukuman Berat |
|
|---|
| Uswatun Bahagia Akhirnya Naik Haji Setelah Nabung Uang Recehan di Galon 15 Tahun |
|
|---|
| Sosok Bobby Nasution, Gubernur Sumut yang Marahi Camat Tukka Hingga Menunjuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pernyataan-Dedi-Mulyadi-tak-tahu-ada-acara-makan-gratis-di-pernikahan-anak.jpg)