Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Penjual Jagung Bakar Lolos Paskibraka Nasional, Ibu sempat Mau Jual Kompor Buat Biaya ke Jakarta

Orang tua sempat kebingungan soal biaya keberangkatan putranya ke Jakarta karena keterbatasan jarak cukup jauh.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Tribun Flores - Instagram/mwpusat
PASKIBRAKA - Ibunda Paulus Gregorius Afrizal, Magdalena Juliana (40), bersama anak keduanya, Adit, sedang berjualan jagung bakar di CFN Jalan El Tari Kota Maumere, Sikka, Flores, NTT, Sabtu (9/8/2025). Anak sulungnya lolos menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2025. 

"Waktu mau berangkat ke Kupang, kami hanya punya bantuan Rp500 ribu dari Kesbangpol Kabupaten Sikka, tapi itu tidak cukup." 

"Saya terpaksa pinjam uang lagi dan menggadai HP adik Afril, yang penting bisa sampai Kupang," ceritanya lagi.

Saat ini, Afril masih duduk di kelas XI Sekolah Menengah Atas Katolik Frateran (Smater) Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. 

Afril merupakan anak sulung dari enam bersaudara. 

Sebagai anak tertua, ia dikenal bertanggung jawab.  

Afril selalu membantu sang ibu saat berjualan bakso pentol hingga jagung bakar.
 
"Selain dia (Afril) membantu saya di rumah, dia juga membantu saya mencari maksudnya untuk kebutuhan sehari-hari di rumah toh," kata Juliana.

Selain itu, Afril pun mencari uang tambahan untuk keluarga dengan menjadi ojek setelah pulang sekolah.

"Ya kadang dia juga mengojek ya sepulang sekolah. Dia kalau malam Minggu jualan jagung bakar," tuturnya.

Baca juga: Ibu Pergi Terlantarkan 5 Anak setelah Ayah Meninggal, Sering Ambil Uang Santunan Buat Beli Rokok

Meski membantu perekonomian keluarga, namun Afril masih tetap membuktikan bisa berprestasi baik akademik maupun non-akademik. 

Di sekolah, Afril merupakan anak yang pintar.

Dia selalu mendapat peringkat atau rangking di kelasnya, bahkan masuk dalam lima besar.

"Setiap hari Sabtu itu kan mereka eskulnya (ekstrakulikuler) bahasa Jerman."

"Terus setiap sore setiap hari setelah pulang sekolah dia istirahat di rumah sebentar, lalu dia menyelesaikan pekerjaan rumah seperti masak, beres rumah, itu baru dia pergi karate," ungkapnya.

Juliana pun merasa bangga ketika sang anak bisa lolos mewakili menjadii Paskibraka 2025 mewakili tanah kelahirannya.

Lebih lanjut, Juliana menceritakan detik-detik anaknya lolos menjadi anggota Paskibraka nasional tahun 2025 pada Rabu, 2 Juli 2025.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved