Berita Viral
Rama Tamu Hotel Diusir karena Pesan Kamar Pakai Promo Online, Diminta Tambah Biaya Rp10 Ribu
Seorang tamu Hotel Indonesia Pekalongan diusir karena pesan kamar menggunakan promo online melalui aplikasi.
Alasannya karena tarif yang dibayarnya di aplikasi tidak memenuhi tarif minimal hotel, yang ditetapkan sebesar Rp150.000 per malam.
Rama menolak membayar biaya tambahan tersebut karena merasa akad pembelian sudah sah dilakukan di aplikasi.
"Saya sudah sering menginap dan tidak pernah ada biaya tambahan saat check-in. Apalagi ini hotel syariah, harusnya akad jelas dari awal," tegas Rama.
Baca juga: Hotel Tak Terima Ditagih Royalti oleh LMKN Meski Pakai Suara Burung Asli: Jangan Main Tembak
Penjelasan pihak hotel
Menanggapi hal ini, Ariyesti, perwakilan manajemen Hotel Indonesia Pekalongan, menyatakan hotel memiliki kebijakan tarif minimal Rp150.000 yang berlaku untuk semua tamu.
"Kebijakan tarif minimal berlaku meski pemesanan lewat aplikasi pihak ketiga," jelas Ariyesti, dikutip dari Kompas.com (16/8/2025).
Menurut Ariyesti, status check-in Rama belum tercatat resmi dalam sistem, meskipun sudah diberi kunci kamar.
Katanya, petugas front office disebut merasa tertekan saat itu, sehingga memberikan kunci kamar sebelum proses resmi selesai.
Lebih lanjut, Rama sempat meminta pengembalian uang secara tunai. Namun, pihak hotel menolak karena transaksi dilakukan melalui aplikasi Traveloka.
"Beliau juga meminta pengembalian uang secara tunai, padahal pemesanan lewat aplikasi. Kami tidak bisa mengembalikan uang cash," jelas Ariyesti.
Baca juga: Orangtua di Surabaya Cemas Anaknya Tak Pulang, Ternyata Dijual Rp 300 Ribu di Hotel
Pihak hotel minta maaf
Setelah insiden ini memicu sorotan publik, manajemen Hotel Indonesia Syariah Pekalongan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui video klarifikasi yang dirilis pada 16 Agustus 2025.
"Kami selaku manajemen Hotel Indonesia Syariah Kota Pekalongan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian pada tanggal 13 Agustus 2025 yang dialami oleh Bapak Rama Sahid sebagai tamu,” ujar perwakilan manajemen hotel.
Manajemen juga menegaskan permohonan maafnya kepada masyarakat Kota Pekalongan karena insiden ini dianggap mencoreng citra pariwisata daerah.
“Kami meminta maaf sekali lagi atas kegaduhan yang terjadi yang terdampak pada citra pariwisata Kota Pekalongan,” kata manajemen.
Hotel Indonesia Pekalongan
promo
Muhammad Sahid Ramadhan
Rama
viral di media sosial
hotel
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita viral
| Kadinsos Korupsi Bantuan Korban Banjir Rp 516 Juta, Ubah Jadi Barang hingga Minta Jatah 15 Persen |
|
|---|
| Putra Tegur Teman Setel Musik Keras Jam 3 Pagi Malah Ditikam, Pelaku Tersinggung |
|
|---|
| Setelah Habiskan Rp 2 M untuk Bangun Jalan 10 Km, Mat Yasin Siapkan Rp 1 M untuk Perbaiki Desa Lain |
|
|---|
| Hotman Paris Angkat Bicara usai Samuel Ditangkap Polisi usai Robohkan Rumah Nenek Elina |
|
|---|
| Nasib Bripda Seili usai Habisi Nyawa Kekasih Gelap: Batal Nikah, Dipecat dari Polisi, Terancam DO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tamu-hotel-diusir-karena-pesan-kamar-pakai-promo-online.jpg)