Dispangtan Kota Malang akan Gelar Pasar Murah di 5 Kecamatan
Dispangtan Kota Malang laksanakan pasar murah di lima kecamatan, bakal digelar di kantor kecamatan, kelurahan, hingga lapangan terbuka.
Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- Dispangtan Kota Malang akan menggelar pasar murah di 5 kecamatan.
- Pasar murah nantinya akan digelar di kantor kecamatan, kelurahan, hingga lapangan terbuka.
- Selain beras, bahan pangan lain seperti minyak goreng, telur, garam, dan tepung juga akan disediakan dengan harga lebih terjangkau.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang akan menggelar pasar murah di lima kecamatan selama 20 hari.
Pasar murah akan dimulai pekan depan.
Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, menyampaikan, pelaksanaan pasar murah merupakan tindak lanjut dari hasil inspeksi gabungan yang dilakukan pekan lalu bersama Diskopindag, Dinas Perdagangan, hingga aparat TNI-Polri.
Sidak tersebut sekaligus menindaklanjuti instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pemantauan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Inspektorat mendapat surat dari Kemendagri untuk melakukan pemantauan penyaluran SPHP. Dalam Zoom meeting inflasi juga, daerah diminta memastikan distribusi beras SPHP benar-benar tepat sasaran. Sejauh ini mungkin sudah ada sekitar 500 ton beras yang digelontorkan Bulog,” ujar Slamet, Jumat (22/8/2025).
Ia menjelaskan, meski stok beras di gudang Bulog Kota Malang relatif aman, penyalurannya dilakukan secara bertahap.
Hal ini bertujuan agar harga beras tidak melonjak tajam di tengah tingginya permintaan.
“Kalau permintaan banyak, stok terbatas, hukum ekonomi berlaku, harga naik. Dengan adanya beras SPHP, harga sudah mulai turun,” ungkapnya.
Pasar murah nantinya akan digelar di kantor kecamatan, kelurahan, hingga lapangan terbuka.
Selain beras, bahan pangan lain seperti minyak goreng, telur, garam, dan tepung juga akan disediakan dengan harga lebih terjangkau.
Baca juga: Bahagianya Warga Berbelanja di Pasar Murah Kejari Kota Malang, Rela Datang 1 Jam Lebih Awal
Slamet menambahkan, Dispangtan juga terus menyiapkan program jaring pengaman ketahanan pangan.
Tahun ini pihaknya merencanakan subsidi pupuk yang akan direalisasikan pada 2026, serta menyalurkan bantuan sarana produksi seperti benih padi, jagung, hingga alat mesin pertanian.
“Kami sudah menyiapkan hand traktor roda dua dan sprayer elektrik sebanyak 50 unit untuk petani. Ini bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi,” jelasnya.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Dispangtan Kota Malang
Slamet Husnan
Malang
beras SPHP
TribunJatim.com
berita Kota Malang terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Akses ke Makkah Jelang Haji 2026 Dibatasi Arab Saudi, Hanya yang Punya Izin Khusus yang Boleh Masuk |
|
|---|
| Iran Sedang Perang Lawan Amerika-Zionis Israel, Kondisi Mall Terbesarnya Justru Tetap Ramai |
|
|---|
| Hasil Visum Keluar, Penyebab Yai Mim Meninggal Dunia Terungkap, Kekurangan Oksigen atau Asfiksia |
|
|---|
| 1 Kampung Haru Dilla Anak Penjual Seragam Didatangi Wakil Rektor ITB, Ayah Kaget: Balas Dendam Saya |
|
|---|
| Hasil Pertemuan Prabowo dan Putin Selama 5 Jam, Bahas soal Perang Iran vs Amerika-Israel? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-antre-dan-membeli-beras-SPHP-ilustrasi-beras-SPHP.jpg)