Dispangtan Kota Malang akan Gelar Pasar Murah di 5 Kecamatan

Dispangtan Kota Malang laksanakan pasar murah di lima kecamatan, bakal digelar di kantor kecamatan, kelurahan, hingga lapangan terbuka.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Purwanto
ILUSTRASI PASAR MURAH - Sejumlah warga antre dan membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Malang, di Kelurahan Arjowinangun, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (26/3/2024). Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang akan menggelar pasar murah di lima kecamatan selama 20 hari. 

Poin Penting:

  • Dispangtan Kota Malang akan menggelar pasar murah di 5 kecamatan.
  • Pasar murah nantinya akan digelar di kantor kecamatan, kelurahan, hingga lapangan terbuka.
  • Selain beras, bahan pangan lain seperti minyak goreng, telur, garam, dan tepung juga akan disediakan dengan harga lebih terjangkau.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang akan menggelar pasar murah di lima kecamatan selama 20 hari.

Pasar murah akan dimulai pekan depan.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, menyampaikan, pelaksanaan pasar murah merupakan tindak lanjut dari hasil inspeksi gabungan yang dilakukan pekan lalu bersama Diskopindag, Dinas Perdagangan, hingga aparat TNI-Polri.

Sidak tersebut sekaligus menindaklanjuti instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pemantauan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Inspektorat mendapat surat dari Kemendagri untuk melakukan pemantauan penyaluran SPHP. Dalam Zoom meeting inflasi juga, daerah diminta memastikan distribusi beras SPHP benar-benar tepat sasaran. Sejauh ini mungkin sudah ada sekitar 500 ton beras yang digelontorkan Bulog,” ujar Slamet, Jumat (22/8/2025).

Ia menjelaskan, meski stok beras di gudang Bulog Kota Malang relatif aman, penyalurannya dilakukan secara bertahap.

Hal ini bertujuan agar harga beras tidak melonjak tajam di tengah tingginya permintaan.

“Kalau permintaan banyak, stok terbatas, hukum ekonomi berlaku, harga naik. Dengan adanya beras SPHP, harga sudah mulai turun,” ungkapnya.

Pasar murah nantinya akan digelar di kantor kecamatan, kelurahan, hingga lapangan terbuka.

Selain beras, bahan pangan lain seperti minyak goreng, telur, garam, dan tepung juga akan disediakan dengan harga lebih terjangkau.

Baca juga: Bahagianya Warga Berbelanja di Pasar Murah Kejari Kota Malang, Rela Datang 1 Jam Lebih Awal

Slamet menambahkan, Dispangtan juga terus menyiapkan program jaring pengaman ketahanan pangan.

Tahun ini pihaknya merencanakan subsidi pupuk yang akan direalisasikan pada 2026, serta menyalurkan bantuan sarana produksi seperti benih padi, jagung, hingga alat mesin pertanian.

“Kami sudah menyiapkan hand traktor roda dua dan sprayer elektrik sebanyak 50 unit untuk petani. Ini bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved