Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Generasi Campus Roadshow 2025 di Unair Surabaya, Grab Ajak Mahasiswa Temukan Passion

Grab Indonesia resmi membuka rangkaian Generasi Campus Roadshow 2025 di Universitas Airlangga, Surabaya, pada Selasa (26/8/2025).

Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA
GENERASI CAMPUS - Najwa Shihab (depan) berswa foto bersama Raditya Dika (kiri), Nicholas Saputra (kedua dari kiri,) Richard Aditya, Director of Grab Indonesia (kedua dari kanan), dan Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah,  Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Universitas Airlangga (pertama dari kanan) di hadapan 4.000 mahasiswa dalam acara Generasi Campus Roadshow 2025 di Airlangga Convention Center, Surabaya, (26/8/2025).  

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Grab Indonesia resmi membuka rangkaian Generasi Campus Roadshow 2025 di Universitas Airlangga, Surabaya, pada Selasa (26/8/2025).

Mengusung tema “Passion in Action: Powered Your Purpose”, lebih dari 4.000 arek-arek mahasiswa Surabaya sangat antusias mengikuti diskusi tentang bagaimana memperkuat tujuan dalam menemukan passion bersama Raditya Dika (penulis dan sutradara), Najwa Shihab (jurnalis dan founder Narasi), Nicholas Saputra (aktor), dan kreator konten Aulion.     

Generasi Campus Roadshow 2025 merupakan sebuah inisiatif kolaboratif untuk mendukung Gen Z menggali, memahami, dan mengekspresikan passion menjadi aksi konsisten dan berdampak.

Baca juga: Ngabuburit ala Mitra Grab di Malang, Tebar Kebaikan Menyambut Lebaran

Tahun ini, Generasi Campus Roadshow hadir dengan skala lebih besar yakni ke-6 kota dan menyasar lebih dari 20.000 mahasiswa.  

Berikut adalah 3 hal yang membuat Generasi Campus Roadshow 2025 - Surabaya menjadi pembuka rangkaian yang penuh energi positif dan antusiasme dari arek-arek Suroboyo:

1. Belajar Langsung Dari Tiga Icon Inspiratif

Ribuan Gen Z yang memenuhi Airlangga Convention Center, Universitas Airlangga, Surabaya berkesempatan untuk berjumpa dan mendapatkan insight langsung dari para kakak-kakak inspiratif yaitu Najwa Shihab, Raditya Dika, dan Nicholas Saputra pada sesi Dialog Generasi, tentang bagaimana menemukan, memperkuat, dan menghidupkan tujuan hidup yang berakar 
dari semangat Passion in Action.  

Dalam rangkaian talkshow Dialog Generasi, ketiga icons inspiratif berbagi perjalanan awal menemukan passion hingga menjadikannya purpose.

Masing-masing menceritakan tentang “benda kenangan” yang mengingatkan pada achievement pertama mereka dalam perjalanan eksplorasi passion, mulai dari foto liputan perdana Najwa Shihab, buku pertama Raditya Dika, 
hingga pengalaman casting Nicholas Saputra. 

“Passion bisa tumbuh di tengah-tengah stabilitas. itu bukan sesuatu yang dicari, tapi ditangkap lalu dirawat. Butuh sebuah purpose yang kemudian memantik passion itu menjadi api. Tapi butuh 'lilin-lilin kecil' agar 'api' itu tetap menyala. Dan terkadang, passion justru terbentuk dari pekerjaan yang awalnya terasa jauh dari ‘passion’. Karena itu, bagi saya passion tanpa purpose hanya akan usang oleh waktu. Yang penting, teruslah beradaptasi, 
upgrade diri, dan jadilah sosok yang haus akan ilmu sampai menemukan tujuan hidup yang kamu inginkan,” ucap Najwa Shihab

2. Sharing Tentang Jurnalisme, Menulis, dan Industri Kreatif di Sesi Un-Class Session  

Selain hadir dalam sesi Dialog Generasi, ketiga kakak-kakak inspiratif ini juga membuka ruang belajar yang lebih intim melalui Un-Class Session.

Sesi ini dirancang untuk memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa yang ingin mendalami bidang sesuai minatnya. 

Terdapat tiga kelas tematik yang dibawakan langsung oleh Najwa Shihab, Raditya Dika, dan Nicholas Saputra, masing-masing sesuai dengan keahlian dan perjalanan mereka di bidang jurnalisme, penulisan, dan industri kreatif. 

Raditya Dika, yang memulai karier sebagai penulis sejak 2005 lewat buku Kambing Jantan, menekankan being different dan otentik dalam berkarya.

“Kadang kita suka mengecap identitas diri kita dengan pekerjaan yang kita lakukan, bukan dengan skill atau kemampuan yang sebenarnya kita punya. Dalam perjalanan saya menemukan passion, sebagai pencerita, disitu saya menyadari bahwa berbeda dari yang lain dapat membuat saya melihat siapa 
identitas diri saya sebenarnya,” ujarnya.  

Sementara itu, dalam kelas industri kreatif yang dibawakannya, Nicholas Saputra menekankan bahwa kunci menghadapi dilema antara passion dan stabilitas adalah merumuskan purpose dari passion sendiri.

“Purpose dalam sebuah passion itu memberi makna dalam perjalanan itu sendiri. Kadang tidak mudah, tapi di situlah kalian harus menjadi adaptif dan mampu untuk swimming against the stream,” ucapnya. 

Melalui Un-Class Session ini, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga inspirasi nyata dari sosok-sosok inspiratif. Setiap kelas menjadi ruang aman untuk bertanya, berdiskusi, dan belajar langsung, sehingga mahasiswa bisa membawa pulang pengetahuan baru dan motivasi untuk menghidupkan passion mereka. 

3. Sesi “Creativity on Stage” Bersama Kreator Konten Aulion  

Tak hanya berbagi sudut pandang dari sosok kakak-kakak inspiratif, Generasi Campus Roadshow 2025 juga menghadirkan sosok Teman Sefrekuensi lewat sesi baru yaitu Creativity on Stage.  

Melalui sesi ini, seorang konten kreator Gen Z hadir untuk berbagi pengalaman baru yang relevan untuk saling menyelami perspektif dalam perjalanan eksplorasi passion. 

Di sesi ini Aulion (@aulion), kreator konten sekaligus pelaku seni yang giat menyalurkan passion-nya lewat media sosial hingga panggung teater musikal.

Ia berbagi kisah dalam menemukan dan menghidupi passion–mulai dari titik awal hingga momen kegagalan–lewat monolog yang dikemas dalam bentuk pertunjukan visual atau mini teater. 

“Awalnya aku sering banget nyatet ide-ide otentik yang muncul. Dari situ aku sadar, semua tulisan kecil itu bisa jadi manifestasi untuk karya yang lebih besar. Buatku, personal branding dimulai dari hal yang paling sederhana, ya jadi diri sendiri dan berani nunjukkin apa yang aku suka. Nggak apa-apa mulai dari nol, yang penting terus konsisten bikin konten tanpa harus 
nunggu sempurna dulu. Justru dari proses itulah passion bisa tumbuh dan berkembang," tuturnya.  

4. Grab Hadir Sebagai Platform Andalan untuk Menjawab Kebutuhan Gen Z 

Komitmen Grab sebagai daily support system Gen Z hadir lewat berbagai layanan inklusif yang relevan dengan kebutuhan mobilitas dan produktivitas mereka.

Sebagai superapp yang selalu berinovasi dengan filosofi AI with heart, Grab memiliki berbagai layanan yang relevan dan terjangkau untuk gaya hidup Gen Z, mulai dari GrabBike Hemat, Group Order, hingga GrabFood Mandiri.

Lebih dari sekadar layanan fungsional, Grab melihat Gen Z sebagai 
generasi yang akan membawa perubahan nyata di masa depan.  

Melinda Savitri, Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia mengatakan, “Lewat Generasi Campus Roadshow, Grab ingin menghadirkan ruang tumbuh bagi anak muda untuk mengeksplorasi minat, menggali passion, dan berkembang menjadi versi terbaik dari diri mereka. Sebagai teman sefrekuensi yang relevan dan inklusif, Grab berharap dapat terus mendampingi Gen Z dalam perjalanan mewujudkan mimpi mereka.” 

Setelah Surabaya, Generasi Campus Roadshow 2025 akan hadir di Surakarta (Universitas Sebelas Maret), Bogor (Institut Pertanian Bogor), Makassar (Universitas Hasanuddin), Medan (Universitas Sumatera Utara), dan Bandung (Institut Teknologi Bandung).

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved