Seputar Polri

Polisi dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Musala dan Rumah Pascaerupsi Semeru

Pascaerupsi Gunung Semeru masih menyisakan debu tebal, bau belerang, dan kekhawatiran di banyak rumah, jajaran kepolisian terus bergerak bantu warga.

Tayang:
Editor: Content Writer
Humas Polri
PASCAERUPSI GUNUNG SEMERU - Di tengah suasana pascaerupsi Gunung Semeru yang masih menyisakan debu tebal, bau belerang, dan kekhawatiran di banyak rumah, jajaran kepolisian terus bergerak membantu warga. 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG – Di tengah suasana pascaerupsi Gunung Semeru yang masih menyisakan debu tebal, bau belerang, dan kekhawatiran di banyak rumah, jajaran kepolisian terus bergerak membantu warga. 

Personel Polres Lumajang bersama Satbrimob dan Samapta Polda Jawa Timur turun langsung ke wilayah-wilayah yang terdampak untuk membersihkan tempat ibadah serta rumah penduduk yang tertutup abu vulkanik. 

Kehadiran mereka bukan hanya membawa tenaga tambahan, tetapi juga menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat yang masih bertahan di kampungnya.

Kabagops Polres Lumajang, Kompol Jauhar Ma’arif, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan yang sudah dilakukan sejak erupsi terjadi.

“Kegiatan hari ini kelanjutan dari apa yang sudah kami laksanakan pascaerupsi,” ujarnya dikutip dari Media Hub Polri, Rabu (26/11/2025).

Pada hari itu, pembersihan berfokus pada sejumlah musala di Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, salah satu titik yang paling tebal diselimuti abu. Tim gabungan menyisir halaman, membersihkan karpet dan lantai musala, serta menyingkirkan material vulkanik yang menumpuk di atap dan sekitarnya. 

Upaya ini dilakukan agar warga dapat kembali beribadah dengan nyaman, khususnya mereka yang tetap memilih bertahan karena kondisi desa masih dinilai aman.

“Kami membersihkan beberapa musala agar nanti bisa dipakai untuk ibadah warga yang saat ini belum mengungsi,” jelas Kompol Jauhar.

Ia menambahkan bahwa pembersihan dilakukan berdasarkan kepekaan anggota di lapangan yang melihat kondisi bangunan sudah tidak layak digunakan sementara waktu.

Baca juga: Ipda Purnomo, Polisi yang Merawat Ratusan ODGJ dengan Ikhlas

Selain musala, sejak pagi hari personel gabungan juga membantu membersihkan rumah-rumah warga. Mereka memindahkan barang-barang berharga, membantu mengevakuasi perabotan, dan mengarahkan warga untuk menempatkan harta benda di lokasi yang lebih aman.

“Pembersihan rumah-rumah dan memindahkan barang-barang pengungsian juga kami lakukan sejak adanya imbauan agar warga mengungsi,” tambahnya.

Aksi gotong royong ini menjadi bagian dari respons cepat Polres Lumajang dan Polda Jatim dalam mendampingi warga melewati masa sulit.

Harapannya, kerja bersama ini dapat meringankan beban masyarakat sehingga mereka bisa segera kembali menjalankan aktivitas harian dan ibadah dengan rasa aman dan tenang.

Baca juga: Sosok Iptu Murry, Polisi yang Pernah Jadi Sales Tas Anak, Keliling Tawari Dagangan ke Ibu-ibu

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved