Ramadan 2021

Hukum Menjual Makanan ke Non Muslim saat Puasa di Bulan Ramadan menurut Ustaz Abdul Somad, Bolehkah?

Penulis: Alga
Editor: Mujib Anwar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Bagaimana hukum menjual makanan ke non muslim saat puasa di bulan Ramadan menurut Ustaz Abdul Somad, boleh?

TRIBUNJATIM.COM - Bolehkah menjual makanan kepada mereka yang beragama selain Islam di bulan puasa?

Apakah hukum menjual makanan kepada non muslim di bulan puasa?

Begini penjelasan Ustaz Abdul Somad.

Menu Buka Puasa dan Sahur Selama 30 Hari Ramadan 2021, Enak dan Praktis, Catat Resepnya di Sini!

Puasa di bulan Ramadan merupakan ibadah wajib yang dilakukan umat Islam setiap tahunnya.

Bagi umat Islam, puasa wajib ini dilakukan selama satu bulan penuh di bulan Ramadan.

Puasa termasuk rukun Islam yang ke empat setelah syahadat, salat, dan zakat.

Puasa Ramadan dilaksanakan sejak fajar hingga terbenamnya matahari.

4 Lauk Tahan Lama Buat Stok Buka Puasa dan Sahur Ramadan 2021, Catat Resepnya, Praktis dan Nikmat

Berpuasa tak hanya menahan diri dari lapar dan dahaga, namun juga menahan diri dari hawa nafsu.

Puasa juga merupakan momen bagi yang menjalaninya untuk melatih dan mengendalikan diri.

Jika tidak mampu berpuasa, seorang muslim diharuskan untuk mengganti puasa tersebut pada hari-hari yang lain.

Selain makan dan minum dengan sengaja, adapun hal-hal yang membatalkan puasa.

Di antaranya muntah dengan sengaja, keluarnya mani, haid, nifas, gila dan murtad.

Saat ini umat muslim tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan 1442 H atau Ramadan 2021.

Di malam hari, umat muslim juga disunnahkan melaksanakan ibadah salat tarawih di bulan Ramadan.

Cara Membedakan Kurma Manis Alami dengan Buatan, Simak Penjelasan Pakar dari IPB, Jangan Salah Pilih

Pada bulan Ramadan, sejumlah warung makan dan restoran juga tidak dibuka secara terang-terangan untuk menghormati orang yang sedang berpuasa.

Lantas, bagaimanakah nasib orang yang tidak berpuasa untuk mencari makan di bulan Ramadan?

Apakah boleh dalam Islam menjual makanan terhadap non muslim yang tidak berpuasa?

Berikut ini penjelasan mengenai hukum menjual makanan kepada non muslim di bulan Ramadan, disampaikan oleh Ustaz Abdul Somad melalui Tanya Jawab Ustadz Abdul Somad.

Ramadan 2021, Bolehkan Makan dan Minum saat Imsak Tiba? Ini Penjelasan Hukumnya

"Ada yang tidak puasa, orang musafir, kemudian tetangga, kerabat, sahabat, kawan kita yang non muslim mereka tidak puasa, seperti dalam kitab suci Alquran Surat Al-Baqarah ayat 185."

"Faman kana minkum maridhan aw 'ala safarin faiddatun min ayyamin ukhar (Barang siapa di antara kamu dalam keadaan sakit atau dalam melakukan perjalanan, maka hendaklah berpuasa pada hari lain)."

"Maka kita berjualan makanan pada tiga orang ini tidak haram, diperbolehkan," ungkap Ustaz Abdul Somad.

"Oleh sebab itu, maka bagi yang membuka makanan, restoran secara umum, carilah selama 11 bulan."

"Tapi yang satu bulan itu untuk orang khusus saja."

"Sediakan makan siang untuk non muslim, orang sakit, musafir, wallahualam bishawab," jelasnya.

Bacaan Niat Mandi Awal Puasa Ramadan, Disertai Artinya, Ini Tata Cara Mandi Laki-laki dan Perempuan

Pada Ramadan 2021, ada banyak amalan yang bisa dilakukan oleh wanita sedang dalam kondisi haid.

Tak hanya berdiam diri saja, banyak amalan yang bisa dilakukan oleh wanita haid saat Ramadan 2021.

1. Menyiapkan makanan untuk buka puasa

Bagi wanita yang sedang haid dan tidak berpuasa, mereka bisa mencoba hidangan sebelum disuguhkan kepada yang berpuasa.

Hal semacam ini biasa dilakukan di dalam keluarga maupun kegiatan masyarakat lainnya.

Ternyata, menghidangkan makanan untuk berbuka sama nilainya dengan orang yang berpuasa.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh At-Tirmidzi:

Dari Zaid bin Khalid Al Juhani berkata, Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang memberi makan orang yang berbuka puasa, dia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun." (HR At-Tirmidzi)

2. Menambah ilmu

Memperbanyak pengetahuan agama atau yang lainnya bisa menjadi pilihan lain bagi wanita yang tidak berpuasa.

Ini bisa dilakukan dengan membaca buku, kitab, datang ke sebuah pertemuan, mengakses pelajaran via daring, sekolah, hingga kuliah.

Mencari ilmu sejatinya tidak melihat batasan usia, waktu, maupun jenis ilmunya, tetapi hendaknya juga memperdalam ilmu agama.

"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah SWT menunjukkan jalan menuju surga baginya." (HR Muslim)

3. Berdzikir

Saat menghabiskan waktu dengan tidak berpuasa, wanita haid bisa menggantinya dengan memperbanyak dzikir.

Bisa dilakukan dengan mengucapkan berbagai kalimah thayyibah seperti tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dan lainnya.

4. Perbanyak doa

Bukan rahasia lagi, jika di bulan Ramadan menjadi kesempatan yang baik untuk berdoa kepada yang kuasa.

Tidak berpuasa dan tidak bisa itikaf, bukan berarti tidak bisa berdoa.

Wanita haid bisa selalu berdoa, mendekatkan diri, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Sayyidah Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasul, andaikan aku bertemu lailatul qadar, doa apa yang bagus dibaca? Rasul menjawab:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allâhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annî

Artinya: Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai orang yang minta ampunan. Karenanya ampunilah aku. (HR Ibnu Majah)

Doa ini bisa dilakukan wanita haid selama Ramadan.

5. Melakukan kegiatan sosial

Kondisi pandemi di mana banyak orang yang membutuhkan bisa menjadi momen melakukan kegiatan sosial.

Sehingga tidak hanya fokus pada amalan bersifat ritual saja, membantu orang lain juga meningkatkan pahala dan mendapatkan keberkahan Ramadan.

Wanita haid bisa melakukan kegiatan ini seperti bakti sosial, mengajar anak kurang mampu, santuni anak yatim, membersihkan lingkungan, dan masih banyak lagi.

6. Bersedekah

Di bulan Ramadan, tentu amalan ini bisa dilakukan wanita yang sedang berhalangan atau tidak berpuasa.

Namun yang perlu dicatat, keberkahan sedekah utamanya adalah dari keikhlasan dan keistiqamahannya.

Dalam hal ini, Rasulullah pernah mengatakannya pada sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Muslim.

"Wahai kaum wanita! Bersedekahlah kamu dan perbanyakkanlah istighfar. Karena, aku melihat kaum wanitalah yang paling banyak menjadi penghuni neraka." (HR Muslim)

Ikuti update berita seputar Ramadan 2021 dan berita Jawa Timur terkini.

Berita Terkini