Terbaru, Petugas Satreskrim Polres Ngawi menangkap Sumono (49), warga Desa Randusongo, Kecamatan Gerih, Selasa siang (21/5/2024).
Sumono diamankan ketika pelaku berusaha kabur ke Jakarta, dengan mengendarai bus umum, di Terminal Bus Kertonegoro, Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.
Baca juga: Curang saat Main Judi di Bawah Tenda Hajatan, Pria ini Ditusuk Lawan Mainnya Hingga Tewas
Baca juga: Ratusan Istri di Bojonegoro Gugat Cerai Suami Gegara Kecanduan Judi Online, Panitera: Kelewat Gerah
Tak cukup sampai disitu, setelah menggelandang Sumono, polisi mengamankan Pamujiono (40), di rumahnya, Desa Kauman, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.
Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono menegaskan, peran tersangka yang diamankan berbeda beda. Setidaknya, 6 pelaku yang berhasil ditangkap.
“Pelaku yang kami amankan pertama kali berperan sebagai penyelenggara. Tepatnya saat itu mencoba kabur ke Jakarta melalui Terminal Bus Ngawi,” tegas AKBP Argowiyono, Minggu (26/5/2024)
3. Evakuasi Dramatis Damkar Ponorogo ke Ular Piton di Malam Hari, Tarik Ekor Ular saat Mau Lepas
Tim pemadam kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo mengevakuasi ular piton, Minggu (26/5/2024) dini hari.
Evakuasi ini berada di Desa Bungu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Tepatnya di dekat rumah Sekretaris Desa Bungu, Purnomo.
Evakuasi ular piton kali ini berlangsung dramatis. Lantaran ular piton yang dievakuasi cukup lincah dan membuat petugas damkar kesulitan.
Baca juga: Teror Ular Kobra dan Piton Ancam Warga Trenggalek, Bersarang di Meja Dapur dan Kandang Ayam
Baca juga: Kronologi Penemuan Jasad Wardatun versi Suami, Mertua Ngira Mantu Digigit Ular: Ada Lubang di Leher
“Sampai lepas ketika pertama kali ditangkap. Petugas sempat kesulitan,” ungkap salah satu petugas Damkar Ponorogo, Sudarsono, Minggu pagi.
Dia menjelaskan bahwa ular piton kali ini berada di pelengsengan sungai setempat. Ketika ular piton sudah ditangkap, kemudian berhasil melepaskan diri.
“Terpaksa ekornya saya tarik. Menariknya ramai-ramai dengan petugas lain. Kami arahkan ke jalan desa. Cukup membayakan krena menyerang petugas terus,” katanya.
---
Berita Jatim dan Berita Viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com