Berita Viral

Presiden Prabowo Kasihan Immanuel Ebenezer Diborgol Pakai Baju Oranye: Mungkin Dia Khilaf

Editor: Hefty Suud
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

OTT KPK IMMANUEL EBENEZER - (foto kanan) Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel mengenakan rompi orange dan tangan terborgol memasuki ruang konferensi pers di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2025). (foto kiri) Presiden Prabowo mengaku kasihani nasib Noel.

TRIBUNJATIM.COM - Presiden Prabowo Subianto mengaku kasihan pada Immanuel Ebenezer. 

Immanuel Ebenezer atau Noel kini menjadi tersangka kasus dugaan pengumpulan uang ilegal sebesar Rp 81 miliar sejak tahun 2019 dari perusahaan jasa K3 (PJK3).

Noel kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK setelah 10 bulan diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). 

Imbas kasus yang kini menjeratnya, Noel dipecat dari jabatan Wamenaker. 

Prabowo mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus yang menjerat eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer

Hal itu disampaikannya dalam acara pembukaan Apkasi Otonomi Expo di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025). 

Presiden Republik Indonesia (Presiden RI) tersebut menduga Noel khilaf.

Untuk diketahui, khilaf adalah  istilah serapan dari bahasa Arab yang berarti salah atau keliru tanpa niat jahat. 

Kata ini digunakan untuk menggambarkan tindakan, perbuatan, atau sikap yang bertentangan dengan aturan, hukum, atau norma yang berlaku, namun dilakukan secara tidak sengaja. 

"Apakah tidak ingat istri dan anaknya? Kalau tangannya diborgol pakai baju oranye, apa tidak ingat anak dan istrinya?" ujar Prabowo dengan nada prihatin.

Prabowo mengakui bahwa Noel merupakan anggota Partai Gerindra, meski belum mengikuti kaderisasi. Ia menyebut Noel sebagai sosok yang menarik namun mungkin khilaf.

"Sebetulnya orangnya itu menarik, mungkin dia khilaf. Saya kasihan kadang-kadang, tapi apa boleh buat," tuturnya dikutip dari tayang Kompas TV.

Baca juga: Sebut Nambah Gaji Harus Pintar Nyopet, Noel Peras Buruh: Sertifikasi K3 Rp275.000 Jadi Rp6 Juta

Presiden juga menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi.

Ia mengaku telah berulang kali mengingatkan para menteri dan anggota partai untuk menjauhi praktik korupsi, bahkan sejak sebelum dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

"(Saya) dapat laporan dari Jaksa Agung, dari penegak hukum lain, PPATK juga. Saya ingatkan, tapi kadang-kadang khilaf manusia itu, mungkin," tambahnya.

Halaman
123

Berita Terkini