Gempa Bumi di Banyuwangi

Banyuwangi Diguncang Gempa, Atap Masjid Rusak Hingga Bangunan Rumah Ambruk

Gempa bermagnitudo 5,7 yang mengguncang perairan sisi timur laut Banyuwangi, Kamis (25/9/2025) sore, berdampak pada kerusakan bangunan.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim/BPBD Banyuwangi
DAMPAK GEMPA - Sebuah bangunan di Desa Bimorejo dan masjid di Desa Sidowangi rusak akibat gempa terekam dalam tangkap layar video warga, Kamis (25/9/2025). Gempa menguncang dengan magnitudo 5,7. 

Poin penting:

  • Gempa bermagnitudo 5,7 mengguncang perairan timur laut Banyuwangi pada Kamis (25/9/2025) pukul 16.04 WIB, dengan kedalaman 12 km dan tidak berpotensi tsunami.
  • Dua kerusakan bangunan tercatat di Kecamatan Wongsorejo: atap masjid ambrol di Desa Sidowangi dan rumah roboh di Desa Bimorejo.
  • Warga di berbagai kecamatan seperti Wongsorejo, Glagah, Licin, hingga Kalibaru merasakan guncangan cukup kuat selama 10–15 detik.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI- Gempa bermagnitudo 5,7 yang mengguncang perairan sisi timur laut Banyuwangi, Kamis (25/9/2025) sore, berdampak pada kerusakan bangunan.

Hingga petang hari, BPBD Banyuwangi mendata terdapat dua kerusakan bangunan di wilayah Kecamatan Wongsorejo.

"Dampak kerusakan di Desa Sidowangi dan Bimorejo," kata Kalaksa BPBD Banyuwangi Danang Hartanto.

Kerusakan pertama terjadi pada bangunan masjid di Desa Sidowangi. Atap bagian tengah masjid ambrol hingga menyebabkan sebagian genting dan kayu penyangganya jatuh ke lantai masjid.

Kerusakan kedua terjadi pada bangunan rumah di Desa Bimorejo. Akibat gempa tersebut, bangunan yang mayoritas kayu berserta gentingnya ambruk. Material turut menimpa kendaraan dan barang-barang yang ada di bawahnya.

Desa Sidowangi dan Bimorejo merupakan desa di sisi timur laut Kabupaten Banyuwangi. Karenanya, lokasinya berdekatan dengan titik gempa.

Baca juga: Sedang Pijat Saat Gempa Banyuwangi, Warga Bondowoso Panik Merangkak Keluar Rumah

Peta di laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, pusat gempa berada di perairan dekat Taman Nasional Baluran yang berada di Kabupaten Situbondo.

Selain dua kerusakan tersebut, pihak berwenang masih menghimpun apabila terjadi kerusakan di tempat-tempat lain.

Diberitakan, gempa bumi terjadi di wilayah sekitar Kabupaten Banyuwangi, Kamis (25/9/2025) sore. BMKG mencatat, gempa terjadi tepatnya pukul 16.04 WIB.

Titik gempa berada di 46 kilometer (km) timur laut Banyuwangi, di kedalaman 12 kilometer (km). Gempa tidak berpotensi tsunami.

Gempa dirasakan cukup keras oleh warga Banyuwangi.

Baca juga: BREAKING NEWS : Gempa Bumi di Banyuwangi, Berkekuatan 5,7 SR, Warga Rasakan Guncangan Cukup Keras

"Saya sedang duduk santai di rumah. Tiba-tiba kursi terasa goyang. Terdengar juga bunyi-bunyian akibat benda bergerak di dalam rumah," kata Amin, warga Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi yang tinggal sekitar 50 km dari titik gempa.

Amin dan beberapa warga lain di lingkungan tempat tinggalnya memilih untuk keluar rumah. Mereka khawatir gempa berlangsung lama dan akan lebih keras.

"Tadi gempa berlangsung antara 10 hingga 15 detik," kata dia.

Warga di beberapa kecamatan lain di Banyuwangi juga melapor merasakan getaran yang cukup keras. Getaran yang sama dirasakan antara lain oleh warga yang berada di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Glagah, Licin, Rogojampi, Srono, hingga Kalibaru.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved