Libur Panjang Akhir Pekan, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Diserbu 96.858 Penumpang

Penyebrangan di lintas Jawa-Bali ramai penumpang saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus akhir pekan lalu.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
PENYEBRANGAN - Penyebrangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Terjadi peningkatan penumpang saat libur panjang lalu. 

 

Ringkasan Berita:
  • Penyeberangan Jawa-Bali mengalami lonjakan penumpang dan kendaraan selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026.
  • Total penumpang lintasan Ketapang–Gilimanuk mencapai 96.858 orang dengan 26.258 kendaraan atau naik hingga 47,1 persen.
  • Masyarakat diimbau membeli tiket ferry lebih awal melalui Ferizy karena penjualan tiket di pelabuhan sudah ditiadakan.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Penyebrangan di lintas Jawa-Bali ramai penumpang saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus akhir pekan lalu. Lonjakan penumpang meningkat baik untuk arah Ketapang maupun Gilimanuk.

Data ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menunjukkan, jumlah penumpang periode Rabu (13/5/2026) hingga Minggu (17/5/2026) pukul 14.00 WIB untuk lintasan Ketapang–Gilimanuk mencapai 96.858 penumpang dan 26.258 kendaraan.

Jumlah itu meningkat masing-masing 47,1 persen untuk penumpang dan 25,1 persen kendaraan.

Sementara pada arus balik Gilimanuk–Ketapang, tercatat sebanyak 90.759 penumpang dan 26.317 kendaraan terlayani. Kenaikan trafik penumpang itu mencapai 33,2 persen dan kendaraan 11,4 persen.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan, pihaknya memperkuat service excellence melalui optimalisasi armada, kesiapsiagaan personel, penguatan sistem keamanan, hingga penerapan standar keselamatan di pelabuhan maupun kapal.

“Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. Penguatan operasional dilakukan secara menyeluruh melalui koordinasi intensif bersama regulator, operator kapal, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait,” katanya, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Kurir 2 Kg Sabu Ditangkap di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas

Pihaknya juga menyebut, terjadi kualitas fasilitas layanan di pelabuhan seperti ruang tunggu berpendingin udara, charging station, kursi pijat, area bermain anak, tempat ibadah, hingga tenant makanan dan minuman.

Ia mengatakan, pengalaman perjalanan juga semakin mudah melalui optimalisasi platform digital Ferizy yang memungkinkan pemesanan tiket sejak H-60, pengaturan jadwal perjalanan lebih tertib, serta proses check-in yang lebih cepat dan efisien.

“Kami dorong masyarakat yang akan naik ferry, agar membeli tiket sejak jauh hari karena sudah tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pastikan bertiket H-1 dan hindari pembelian melalui calo yang dapat merugikan pengguna jasa,” ujar Windy.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan, momentum libur panjang menjadi refleksi meningkatnya layanan penyeberangan agar modern, tertib, dan terintegrasi.

“Transformasi layanan yang dilakukan ASDP beberapa tahun terakhir mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam bepergian. Ferry kini menjadi bagian penting dari gaya perjalanan masyarakat karena menawarkan fleksibilitas, efisiensi, serta pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan aman,” ujar dia.

Baca juga: Libur Panjang, Banyuwangi Diserbu 47 Ribu Wisatawan, Hotel dan Destinasi Wisata Banjir Rezeki

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved