Sosok Pasutri Polisi-Dokter Banyuwangi Keliling Rumah Warga Miskin Beri Sunat Gratis, Dana Pribadi
Pasangan polisi dan dokter di Banyuwangi menggelar sunat on the road dengan mendatangi langsung rumah anak-anak kurang mampu.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Arie Noer Rachmawati
Ringkasan Berita:
- Pasangan polisi dan dokter di Banyuwangi berinisiatif menggelar sunat on the road dengan mendatangi langsung rumah anak-anak dari keluarga kurang mampu, yatim, dan korban broken home.
- Program sosial ini telah berlangsung sekitar empat bulan dan menyasar anak-anak yang kesulitan akses sunat massal karena faktor ekonomi maupun rasa malu.
- Seluruh kegiatan dibiayai mandiri tanpa sponsor, melibatkan dokter dan perawat berpengalaman dengan metode laser dan konvensional.
TRIBUNJATIM.COM - Pasangan suami-istri Setyo Budi Bijaksana dan Khusnul Imama berinisitif menggelar "sunat on the road".
Mereka berkeliling rumah-rumah warga kurang mampu dan yatim piatu untuk mengkhitan anak secara gratis.
Setyo merupakan polisi berpangkat aiptu yang berdinas di Polresta Banyuwangi.
Sementara Khusnul merupakan seorang dokter yang berdinas di salah satu rumah sakit swasta di kota yang sama.
Kegiatan sunat on the road yang mereka inisiasi ini telah berjalan sekitar empat bulan.
Setidaknya, 15 anak dari keluarga kurang mampu telah disunat melalui program tersebut.
Baca juga: Kakek di Banyuwangi Jatuh ke dalam Sumur saat Berjemur, Nyawa Tak Tertolong
Proses Khitan di Rumah Anak
Dalam sunat on the road, mereka membawa serta tenaga medis profesional.
Setyo mengatakan, sunat on the road notabene adalah adalah kegiatan sosial sejenis sunat masal.
Bedanya, proses khitan dilakukan langsung di rumah sang anak.
Dengan begitu, mereka tak harus pergi jauh-jauh ke klinik atau fasilitas kesehatan lainnya untuk dapat disunat.
"Kegiatan ini lahir atas keinginan kami untuk membantu anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung," kata Setyo, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: Kopi Langka Yellow Caturra Tumbuh Subur di Lereng Gunung Raung Banyuwangi, Jadi Incaran Dunia
Alasan Datangi Rumah Warga
Memilih datang langsung ke rumah anak yang akan dikhitan bukan tanpa alasan.
Di sekitar wilayah mereka tinggal, banyak warga yang enggan mengantar anaknya ke kegiatan sunat masal gratis karena merasa malu.
Mereka beranggapan, sunat masal spesifik hanya untuk kalangan keluarga miskin.
Setyo Budi Bijaksana
Khusnul Imama
sunat on the road
Polresta Banyuwangi
khitan gratis
keluarga miskin
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita Banyuwangi
| Tunaikan Ibadah Haji, Eri Cahyadi Tunjuk Armuji Jadi Plh Wali Kota Surabaya, Apa Kewenangannya? |
|
|---|
| Semaraknya Gema Adzan dan Syiar Alquran di Q’FEST 2026 yang Digelar STIDKI Ar Rahmah |
|
|---|
| KPK Geledah Mobil Dinas Kadinkes Ponorogo, Satu Benda Diduga Flashdisk Diamankan Petugas |
|
|---|
| Hamas Bela WNI yang Ditangkap Israel dalam Misi Global Sumud Flotilla: Terorisme Negara |
|
|---|
| Tipu Penyanyi Dea Bonita Rp 1,8 Miliar Kasus Arisan Bodong, Novita Kini Diusir Mertua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sosok-pasutri-polisi-dan-dokter-keliling-beri-sunat-gratis-warga-miskin-di-Banyuwangi.jpg)