Jelang Lebaran, Kebutuhan Daging Sapi di Banyuwangi Tembus 60 Ekor per Hari, Harga Ikut Naik
Kebutuhan daging sapi di Kabupaten Banyuwangi meningkat menjelang Lebaran 2026. Pemkab Banyuwangi memastikan stok daging sapi aman.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Kebutuhan daging sapi di Kabupaten Banyuwangi meningkat menjelang Lebaran 2026, dari sekitar 20–30 ekor menjadi hingga 60 ekor per hari.
- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan stok sapi pedaging tetap aman karena populasi sapi mencapai sekitar 100 ribu ekor.
- Harga daging sapi di Pasar Blambangan naik menjadi Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram dari harga normal sekitar Rp125 ribu.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Kebutuhan daging sapi di Kabupaten Banyuwangi meningkat menjelang Lebaran 2026. Pemkab Banyuwangi memastikan stok daging sapi aman.
Kebutuhan daging sapi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu pada hari biasa berkisar antara 20 hingga 30 ekor per hari.
"Kini bisa mencapai 60 ekor per hari," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi Danang Hartanto, saat sidak sapi di Pasar Blambangan, Rabu (11/3/2026) menjelang pagi.
Meski demikian, Danang memastikan stok sapi pedaging tetap aman hingga melewati Lebaran. Hal itu karena populasi sapi pedagang di Banyuwangi mencapai 100 ribu ekor.
Kebutuhan yang meningkat membuat harga sapi ikut terkerek. Harga daging sapi di Pasar Blambangan berkisar antara Rp 140 ribu hingga Rp 150 ribu per kg.
Baca juga: Hasil Sidak Satgas Pangan di Pasar Mojosari: Harga Telur Ayam Turun, Daging Sapi Naik Tipis
Harga tersebut bertahan sejak awal Ramadan. Pada hari-hari biasa, harga normal daging sapi berkisar antara Rp 125 ribu per kg.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi Nanang Sugiharto mengatakan, selain mengecek stok dan harga, tim juga mengecek kondisi daging sapi yang dijual di pasar.
Sampel daging sapi dan daging ayam diambil untuk dicek di labolatorium. Pemeriksaan kasat mata menunjukkan, daging sapi dan ayam yang dijual di pasar-pasar kondisinya aman.
"Sidak dilakukan bukan hanya di Pasar Blambangan. Tapi juga pasar-pasar lain di Banyuwangi oleh tim dari Dispartan," ujar Nanang.
Badrus, salah satu pedagang sapi, mengatakan, permintaan daging meningkat signifikan. Pada waktu biasa, Badrus menjual dua ekor sapi per hari.
"Sekarang tiga ekor," kata dia.
Baca juga: Bahlil Rapat dengan Presiden Prabowo Bahas Harga Minyak Dunia dan Singgung Subsidi
| Volume Penumpang KA di Stasiun Mojokerto Melonjak saat Lebaran 2026, Meningkat hingga 13 Persen |
|
|---|
| Industri Kereta Api di Banyuwangi Berjaya: 60 Gerbong Datar Kembali Meluncur ke Palembang |
|
|---|
| Kasus Pencurian Sapi Limosin di Banyuwangi Terungkap, Pencuri dan Penadah Ditangkap |
|
|---|
| Kecamatan Waru Jadi Tangkapan Narkoba Terbanyak di Sidoarjo, Bandar dari Pamekasan dan Banyuwangi |
|
|---|
| Dapur Warung Soto Terbakar saat Ganti Gas LPG 3 Kg, 2 Karyawan Alami Luka di Wajah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pengecekan-daging-sapi-di-Pasar-Blambangan-Kabupaten-Banyuwangi.jpg)